Prioritaskan Pelayanan Publik

Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memboyong sejumlah penghargaan pada tahun 2022 lalu. Mulai dari tingkat kelurahan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sampai kepala daerah. Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menyebut sederet penghargaan yang diterima bukan tujuan utamanya.

Tercatat ada belasan penghargaan diterima oleh Kota Bekasi. Penghargaan diterima mulai dari tingkat provinsi hingga nasional. Termasuk Tri Adhianto sebagai kepala daerah, juga menerima penghargaan pada tahun 2022, salah satunya sebagai top pembina Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).


Puncaknya, Kota Bekasi menerima penghargaan lima besar kota terinovatif pada ajang Innovative Government Award (IGA) tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Pada momentum tersebut, ia meminta kepada jajaran Pemkot Bekasi untuk terus mengevaluasi produk inovasi yang sudah berjalan secara rutin. Inovasi pelayanan publik harus terus dikembangkan untuk memberikan kepuasan kepada masyarakat Kota Bekasi.


Menanggapi berbagai penghargaan yang sudah diterima ini, Tri menyebut bahwa penghargaan yang selama ini diterima oleh Kota Bekasi termasuk dirinya sebagai bonus kerja-kerja yang sudah dilakukan. Menurut dia, penghargaan yang telah diterima bukan tujuan akhir kerja-kerja pemerintah.

“Jadi tentunya kalau saya ingin memberikan apresiasi kepada OPD yang memang bekerja tanpa pamrih. Karena (penghargaan) bukan tujuan, tapi bagaimana pekerjaan itu mampu memberikan nilai tambah terkait dengan efisiensi, efektivitas dari pelayanan publik yang kita berikan,” katanya.

Lebih dari itu, kinerja maksimal pemerintah merupakan bagian dari amanah masyarakat, serta bagian dari sumpah jabatan yang pernah diucapkan. Ia mengingatkan, pendapatan yang diterima oleh seluruh aparatur Pemkot Bekasi, termasuk dirinya sebagai kepala daerah adalah hasil pajak dan retribusi yang dikumpulkan dari masyarakat.

“Jadi kita kembalikan lagi pelayanan yang terbaik kepada warga masyarakat,” ungkapnya.

Kepala daerah tidak bisa bekerja seorang diri, hal itu diyakini betul oleh Tri. Selama ini, ia menilai setiap OPD sudah relatif maksimal dalam membantu menjalankan roda pemerintahan, sehingga keberhasilan kepala daerah tidak bisa dipisahkan dari kinerja seluruh aparaturnya.

Tapi, Pemkot Bekasi dibawah komando Tri masih memiliki Pekerjaan Rumah (PR), mewujudkan visi dan misi di sisa waktu delapan bulan kedepan. “Ini kan tinggal delapan bulan. Jadi artinya bahwa RPJMD kita masih belum menyelesaikan sesuai visi misi Kota Bekasi,” tutupnya. (sur)

 

BIODATA

Dr. Tri Adhianto Tjahyono

Lahir: Jakarta, 3 Januari 1970

Nama Istri : Wiwiek Hargono Tri Adhianto, S.Kom., M.M

Jumlah Anak : 3 orang

Pendidikan

  1. S3 – Universitas Pasundan Bandung Tahun 2013
  2. S2 – Universitas Bandar Lampung Tahun 2000
  3. S1 – Universitas Lampung Tahun 1999
  4. Pendidikan Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya Tahun 1993
  5. SMA Negeri 3 Jakarta Tahun 1989
  6. SMP Negeri 43 Jakarta Tahun 1986
  7. SD Negeri Karet Kuningan 01 Pagi Tahun 1983

Pekerjaan

  1. Plt. Wali Kota Bekasi (2022 – Sekarang)
  2. Wakil Wali Kota Bekasi (2018 – 2022)
  3. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi 2017
  4. Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Air (Disbimarta) Kota Bekasi 2013
  5. Sekretaris Dinas Bina Marga dan Tata Air (Disbimarta) Kota Bekasi 2011
  6. Kepala Bidang Teknik Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bekasi 2008
  7. Kepala Seksi Pengendalian dan Keselamatan Lalu Lintas Dinas Perhubungan

kota Bekasi 2004

 

Pengalaman Organisasi :

  1. Ketua Persipasi Kota Bekasi
  2. Ketua DPC Partai PDI Perjuangan Kota Bekasi
  3. Ketua DPC Pejuang Siliwangi Kota Bekasi
  4. Majelis Pertimbangan Pemuda Pancasila Kota Bekasi
  5. Ketua RW 07 Karang Satria
  6. Ketua RT 04 Karang Satria