Cara Reza Pimpin KONI, Ciptakan Rasa Kekeluargaan dalam Organisasi

KETUA KONI KAB BEKASI REZA LUTFI HASAN
Ketua KONI Kabupaten Bekasi Reza Luthfi Hasan

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Menciptakan suasana kekeluargaan dan rasa memiliki merupakan cara Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)  Kabupaten Bekasi, Reza Luthfi Hasan dalam memimpin organisasi. Melalui cara tersebut, organisasi yang dipimpinnya berjalan lancar.

“Ya gaya saya harus menciptakan rasa kepemilikan seluruh jajaran. Khususnya di Koni Kabupaten Bekasi, dan rasa gotong royong serta kebersamaan yang harus saya ciptakan. Jadi di tubuh koni ini tidak ada atasan dan bawahan. Melainkan harus ada tanggung jawab sebagaimana tugas pokok dan fungsi setiap divisi,” kata Reza kepada Radar Bekasi.


Menurut dia, capaian KONI  tertinggi adalah bagaimana untuk bisa meraih prestasi. Reza menuturkan mengukir sebuah prestasi multi-ajang membutuhkan kerja ekstra keras segenap insan maupun praktisi olahraga secara berkesinambungan alias tidak dihasilkan dalam sekejap mata.

Komitmen serta konsep matang menjadi syarat mutlak yang harus dimiliki badan otoritas olahraga untuk mengusung predikat sang juara hingga mampu menggapai prestasi tertinggi.


“Menjadi juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat 2022. Merupakan puncak keberhasilan diajak olahraga,” ucapnya.

 

 

MALAM APRESIASI: Ketua KONI Kabupaten Bekasi Reza Luthfi Hasan (kelima dari kiri), Pj Bupati Dani Ramdan (keenam dari kiri) saat malam apresiasi juara umum Porprov XIV Jawa Barat 2022. ISTIMEWA

 

Kata Reza, untuk meraih juara umum tidak hanya terciptanya gotong royong keluarga besar Koni Kabupaten Bekasi. Melainkan seluruh unsur dilibatkannya. Salah satunya Pemerintah Kabupaten Bekasi beserta jajaran serta TNI, Polri, Kejaksaan Kabupaten Bekasi, dan unsur media.

Berkat terciptanya kebersamaan dan saling dukung yang dibalut dalam gotong royong, Kabupaten Bekasi akhirnya berhasil menyandang gelar juara umum dengan koleksi 189 medali emas, 139 perak, dan 123 perunggu, unggul jauh dari peringkat kedua, yakni Kabupaten Bogor, yang notabene juara bertahan dengan selisih 50 keping emas.

Lantas siapa aktor intelektual dibalik kesuksesan meraih predikat juara umum Porprov XIV Jawa Barat yang digelar 12-19 November 2022 itu? Tentu saja 1.337 atlet, pelatih, ofisial, dan manajer serta segenap jajaran pengurus KONI dan cabang olahraga.

Sejatinya tidak hanya mereka yang terbukti berkontribusi besar membawa gelar prestisius tersebut ke tanah jawara. Sejumlah nama turut berperan aktif mengharumkan nama daerah di ajang olahraga itu melalui skema gotong royong tadi.

Peran Pemerintah Kabupaten Bekasi sangat mendukung penuh kinerja KONI melalui sarana dan prasarana. Dukungan moril serta materiil lewat pembiayaan hibah pemerintah daerah pun ikut memuluskan langkah menuju gelar juara.

Melalui rasa gotong royong, Reza mengajak kepala daerah serta unsur Forkopimda untuk menghadiri para atlet datang ke lapangan dengan tujuan dukungan secara langsung.

“Jadi adanya dukung seluruh unsur Forkopimda yang langsung kelapangan, serta terlihat adanya semangat dalam mendukung. Disitulah kami rasakan seluruh jajaran Kabupaten Bekasi begitu semangat untuk meraih prestasi dengan gotong royong,” ucapnya.(and)