Pelantikan Pejabat Eselon II Ditunda

PIMPIN APEL: Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan, memimpin apel yang diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN), di Halaman Kantor Bupati Bekasi, Cikarang Pusat. IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Proses pelantikan jabatan pimpinan tinggi pratama eselon II hasil lelang jabatan (open bidding) kembali tertunda. Pasalnya, dokumen salah satu nama yang masuk tiga besar hasil keputusan Panitia Seleksi (Pansel), ada kekurangan.

“Kami sudah ajukan tiga nama untuk ditentukan siapa yang terpilih. Hanya saja dari Kemendagri, menilai ada kekurangan yang harus dilengkapi,” kata Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan.


Ia menjelaskan, setelah dilengkapi dokumen yang kurang, pihaknya sudah mengajukan kembali kepada Kemendagri.

”Kekurangannya adalah berita acara yang harus diikut sertakan dalam pengajuan izin ke Kemendagri,” terangnya.


Lanjut Dani, semua kekurangan telah dilengkapi pihaknya, dengan tujuan supaya cepat untuk mengisi jabatan yang kosong. Khususnya jabatan eselon II hasil open bidding sebanyak 16 formasi.

Adapun jabatan yang sudah dilakukan open bidding, yaitu Kepala Dinas Perdagangan, Direktur RSUD Kabupaten Bekasi, dua posisi untuk Staf Ahli (Sahli), Kepala Dinas Budaya Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Kepala Dinas Keluarga Berencana.

Kemudian, Kepala Dinas Informasi, Komunikasi dan Persandian, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Badan Penelitian dan Pembangunan, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Pertanahan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Dinas Perindustrian.

“Berbagai proses sudah kami lakukan, termasuk kelengkapan dokumen administrasi. Saya berharap, pengisian jabatan eselon II melalui hasil open bidding, prosesnya bisa cepat selesai,” ujar Dani. (and)