Tiga Kecamatan jadi Sasaran PMKS

ILUSTRASI: Penyendang Masalah Kesejahteraan Sosial melintas di Jalan Ahmad Yani, Bekasi, beberapa waktu lalu. DOK/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi menyebut ada tiga kecamatan yang kerap jadi sasaran penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) untuk mengais pundi-pundi.

Ketiga kecamatan itu yakni, Bekasi Selatan, Bekasi Barat dan Bekasi Timur. Wilayah ini juga dikenal sebagai jantung Kota Bekasi. Sehingga tak sedikit PMKS, mulai dari manusia gerobak. manusia silver hingga lainnya mencari peruntungan di tiga wilayah ini.


Melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Bekasi, pelaksanaan sweeping terhadap anak-anak punk, manusia silver, badut dan juga gelandangan rutin dilakukan.

“Satpol PP masih melakukan razia terhadap anak punk, dan beberapa kategori lainnya di setiap wilayah Kota Bekasi,” ujar Kasie Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Bekasi, Aldo Roberto kepada Radar Bekasi, Rabu (25/1).


Dalam satu hari patroli atau sweeping ada tiga hingga lima PMKS kerap terjaring.”Biasanya kami mendapatkan tiga sampai dengan lima orang saat dilakukan patroli atau sweeping,” tuturnya.

Pihaknya menyebut beberapa wilayah seperti. Bekasi Barat, Bekasi Timur dan Bekasi Selatan merupakan wilayah yang memiliki cukup banyak anak punk, manusia silver, badut ataupun gelandangan.

“Hampir setiap wilayah memiliki cukup banyak anak punk, manusia silver, badut dan juga gelandangan,” terangnya.

PMKS yang terjaring akan diserahkan ke rumah singgah dinas sosial untuk dilakukan pembinaan. “Jadi dari hasil sweeping dan patroli kami serahkan mereka kepada rumah singgah dinas sosial, untuk dilakukan pembinaan selama disana,.Ada atau tanpa aduan masyarakat terhadap beberapa kategori orang jalanan ini (PMK), kami tetap lakukan (sweeping) untuk meminimalisir kecemasan masyarakat,” pungkasnya. (dew)