Berita Bekasi Nomor Satu

Kepengurusan PKN Kabupaten Bekasi Terbanyak se-Jabar

TERBANYAK: Pengurus PKN Kabupaten Bekasi saat berfoto bersama. ISTIMEWA  

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kepengurusan DPC Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Kabupaten Bekasi terjadi penambahan menjelang perhelatan Pemilu 2024. Alhasil, jumlah pengurus DPC PKN Kabupaten Bekasi menjadi yang terbanyak se-Jawa Barat.

 

Hal itu diketahui saat Rakerda dan Pelantikan Pengurus Pimpinan Daerah (Pimda) dan Pimpinan Cabang (Pimcab) se-Jawa Barat yang berlangsung di Hotel Santika Kota Bekasi, Sabtu (18/3/2023).

 

“Ada penambahan, dari target saya 40 orang pengurus di tingkat kabupaten. Sekarang bertambah menjadi 68 orang pengurus. Jumlah ini tertinggi se-Jawa Barat,” ujar Ketua DPC PKN Kabupaten Bekasi, Heriyadi, kepada Radar Bekasi, Senin (27/3/2023).

 

Penambahan jumlah kepengurusan ini dilakukan untuk memperkuat struktur di Kabupaten Bekasi. Pengurus terbagi ke beberapa bidang di tingkat DPC. Politikus yang sebelumnya berkiprah di DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengungkapkan, kepengurusan di partai yang dipimpinnya ini mengalami perubahaan struktur sekitar 40 persen. Salah satunya di posisi dewan pakar, bendahara, dan wakil sekretaris.

 

“Setelah dilantik, pengurus di tingkat kabupaten langsung fokus membentuk pimpinan kecamatan dan ranting,” ucapnya.

 

BACA JUGA: Soal 5 Dapil di Pemilu 2024, PKN Kota Bekasi: Mendukung, Ini Kemajuan Demokrasi Sehat

 

Dari 23 pimpinan kecamatan di Kabupaten Bekasi, hanya tersisa lima persen yang masih proses. Menurut Heriyadi, setiap pimpinan kecamatan diisi oleh sebelas orang pengurus. Sementara untuk posisi ketua, sekretaris, bendahara (KSB) harus mengikuti Fit and Proper Test.

 

“Jadi pengurus saya dari tingkat kabupaten, kecamatan, dan ranting, KSB itu wajib mengikuti ‘Fit and Proper Test’,” ungkapnya.

 

Nantinya kata Heriyadi, setelah struktur pimpinan kecamatan selesai, langsung menggerekan pembentukan kepengurusan di tingkat pimpinan ranting. Pasalnya sampai saat ini, dari 180 desa dan tujuh kelurahan, baru berjalan 15 ranting dengan kepengurusan setiap ranting 20 orang.

 

“Target saya Insya Allah sebelum Juni sudah terbentuk semuanya,” katanya.

 

Selain itu dirinya juga sedang sibuk merekrut Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg). Tercatat sampai sekarang Bacaleg yang sudah mendaftar ke partainya di angka 80 persen. Mereka berasal dari berbagai latar belakang. Bahkan ada yang dari partai lain. Dirinya optimis, partai yang terbentuk pada 7 Januari 2022 ini bisa meraih lima sampai maksimal tujuh kursi di Kabupaten Bekasi.

 

“Minimal lima, maksimal tujuh. Saya punya strategi yang tidak bisa saya sampaikan, karena ilmu ini mahal. Strategi-strategi ini saya jamin ampuh untuk mencapai itu,” katanya.

 

“Kita jangan terbelenggu dengan partai-partai yang ada saat ini. Partai baru itu harus mempunyai visi dan misi yang benar-benar team, benar-benar bersih. Karena kalau sama dengan partai-partai yang ada, ya ngapain,” sambungnya. (pra)

 

 

Solverwp- WordPress Theme and Plugin