Berita Bekasi Nomor Satu

5 Rahasia Tidur Nyenyak Selama Puasa Ramadan, Wajib Dicoba!

Ilustrasi tidur. Foto yesdok.com

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Bulan Ramadan adalah momen suci bagi umat Muslim untuk menjalankan ibadah puasa dari fajar hingga matahari terbenam. Selain perubahan jadwal makan, kegiatan ibadah yang lebih intens juga kerap memengaruhi pola tidur masyarakat. 

Padahal, tidur merupakan kebutuhan dasar yang krusial untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Berikut lima tips menjaga kualitas tidur selama berpuasa, seperti dilansir dari laman Ariston pada Senin (23/2/2026).

1. Menjaga Jadwal Tidur yang Teratur

Menetapkan waktu tidur dan bangun yang konsisten membantu tubuh menyesuaikan diri dengan rutinitas Ramadan. Pola tidur yang teratur menjaga ritme sirkadian tetap stabil, meski harus bangun lebih awal untuk sahur.

Kebiasaan ini membuat tubuh lebih cepat merasa mengantuk pada waktu yang telah ditentukan, sehingga kualitas tidur tetap optimal meski durasi istirahat terbagi.

2. Membatasi Konsumsi Kafein

Kafein dalam kopi, teh, atau minuman energi dapat merangsang sistem saraf sehingga tubuh tetap terjaga lebih lama. Selama Ramadan, sebaiknya mengurangi konsumsi kafein, terutama menjelang malam.

Dengan pembatasan kafein, tubuh lebih mudah memasuki fase tidur yang nyenyak, meningkatkan kualitas istirahat, dan membantu tubuh pulih dari aktivitas sepanjang hari.

3. Menghindari Makan Berlebihan Saat Berbuka

Makan dalam porsi besar saat berbuka dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada lambung, seperti kembung atau refluks, yang berpotensi mengganggu tidur.

Baca Juga: 4 Keutamaan Ramadan Menurut Ustadz Adi Hidayat yang Perlu Diketahui, Apa Saja?

Disarankan untuk mengonsumsi makanan secara seimbang dan tidak berlebihan. Dengan pencernaan yang stabil, tubuh lebih siap beristirahat dan tidur lebih nyenyak.

4. Tidak Melakukan Aktivitas Fisik Berat Sebelum Tidur

Olahraga atau aktivitas fisik berat menjelang tidur dapat meningkatkan produksi hormon adrenalin, sehingga tubuh sulit rileks.

Sebaiknya lakukan olahraga beberapa jam sebelum waktu tidur agar tubuh memiliki waktu untuk menenangkan diri. Tubuh yang rileks akan mempermudah proses tidur dan meningkatkan kualitas istirahat.

5. Menciptakan Lingkungan Tidur yang Nyaman

Lingkungan kamar sangat berperan dalam kualitas tidur. Suasana kamar yang sejuk, minim cahaya, dan tenang membantu tubuh masuk ke fase tidur lebih cepat.

Gangguan suara atau cahaya terang dapat menurunkan kualitas istirahat. Pastikan kamar kondusif untuk tidur agar tidur tetap nyenyak selama bulan puasa. (ce2)