RADARBEKASI.ID, BEKASI — Jumlah korban meninggal akibat kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, kembali bertambah.
Kosasih (65) meninggal dunia pada Kamis (16/4/2026) dini hari setelah menjalani perawatan intensif. Ia merupakan ayah dari Aulia Putri Budiastuti dan Sapta Prihantono, yang lebih dulu meninggal akibat peristiwa yang sama. Camat Mustikajaya, Maka Nachrowi, membenarkan kabar meninggalnya Kosasih.
“Benar korban meninggal bertambah atas nama Kosasih,” ujar Maka saat dikonfirmasi Radar Bekasi, Kamis (16/4/2026).
Diketahui, kebakaran terjadi pada Rabu (1/4/2026) menimpa Kosasih bersama empat anaknya, yakni Aulia, Sapta, Dimas, dan Fajar. Saat kejadian, sang istri, Isni, sedang menjalani terapi di luar rumah. Sementara anak sulung mereka, Aris, sudah tidak tinggal serumah.
Rumah keluarga Kosasih yang berada tepat di seberang SPBE hangus terbakar akibat kobaran api yang disertai ledakan. Aulia meninggal dunia pada Kamis (2/4/2026) setelah menjalani perawatan intensif.
BACA JUGA: Kakak Susul Adik Meninggal akibat Kebakaran SPBE Cimuning, Dimakamkan Berdampingan
Aulia merupakan kakak dari Sapta Prihantono, siswa kelas X Teknik Mesin SMKN 15 Kota Bekasi, yang lebih dulu meninggal pada Selasa (7/4/2026).
Sementara itu, Dimas masih menjalani perawatan, sedangkan Fajar telah diperbolehkan pulang.
Dengan meninggalnya Kosasih, total korban jiwa dalam peristiwa ini menjadi lima orang. Selain Kosasih, Aulia, dan Sapta, dua korban lainnya adalah petugas keamanan SPBE, Suyadi (62) dan Jaimun (61). (oke)











