Berita Bekasi Nomor Satu
Bola  

Brace Adam Alis Hancurkan Harapan Macan Kemayoran Raih Gelar Juara BRI Super League 2025/2026

Pemain Persib, Adam Alis, selebrasi usai cetak gol beberapa waktu lalu. Foto: Dok. MaungBandungID/Persib.

RADARBEKASI.ID, SAMARINDA – Persib Bandung sukses mencuri kemenangan penting usai menaklukkan rival abadinya Persija Jakarta dengan skor 2-1 pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (10/5/2026) sore WIB.

Duel panas bertajuk El Clasico Indonesia tersebut menjadi panggung manis bagi gelandang Persib Bandung, Adam Alis, usai mencetak dua gol penentu kemenangan Maung Bandung dan sekaligus memupus harapan Persija dalam persaingan gelar juara.

Pada awal pertandingan, Persija Jakarta tampil agresif dengan terus menekan lini pertahanan Persib yang dikawal Federico Barba dan kolega. Tim Macan Kemayoran banyak membangun serangan melalui sisi kiri pertahanan lawan, meski beberapa upaya awal belum mampu menghasilkan peluang matang.

BACA JUGA: Alasan Keamanan, Laga Panas Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-20. Persija sukses unggul lebih dulu lewat tendangan Alaeddine Ajaraie yang gagal diantisipasi Teja Paku Alam. Gol tersebut membuat tim asuhan Mauricio Souza semakin percaya diri mengendalikan permainan.

Namun keunggulan Persija tak bertahan lama. Persib berhasil menyamakan kedudukan delapan menit kemudian melalui Adam Alis. Adam sukses memanfaatkan kesalahan Van Basty Sousa yang terlalu lama menguasai bola sebelum akhirnya sukses menaklukkan Carlos Eduardo.

Momentum pertandingan berbalik ke kubu Persib. Pada menit ke-38, Adam Alis kembali menjadi mimpi buruk bagi Persija setelah mencetak gol keduanya dalam laga tersebut. Gol itu membawa Persib membalikkan keadaan menjadi unggul 2-1.

Persija berusaha bangkit di sisa pertandingan dengan meningkatkan intensitas serangan. Meski demikian, lini belakang Persib tampil disiplin dan mampu meredam tekanan demi tekanan yang dibangun Macan Kemayoran. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Persib.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengaku puas dengan hasil yang diraih timnya dalam laga sarat tensi tersebut. Menurut pelatih asal Kroasia itu, kemenangan jauh lebih penting dibanding penampilan permainan di tengah ketatnya persaingan musim ini.

“Ini mungkin bukan permainan terbaik yang pernah kami mainkan, tetapi sangat sulit dan penuh kerja keras,” jelas Bojan dikutip dari laman resmi klub.

Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Adam Alis yang tampil gemilang dan menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.

“Pada akhirnya, kami memenangkan pertandingan melalui Adam yang hari ini benar-benar terinspirasi. Tentu saya senang dengan tiga poin untuk Persib,” sambungnya.

Bojan menyebut pertandingan berjalan sesuai prediksinya sejak awal, yakni berlangsung ketat dan penuh tekanan.

“Saya sudah katakan sebelumnya, ini tidak akan menjadi permainan yang indah. Ini pertandingan yang sangat sulit,” tuturnya.

Setelah kemenangan ini, Persib Bandung dijadwalkan menghadapi PSM Makassar pada pekan ke-33 Super League di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Minggu (17/5/2026).

Sementara itu, pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menilai timnya sebenarnya tampil lebih dominan dibanding Persib meski harus menelan kekalahan di hadapan rival beratnya tersebut.

Kekalahan ini sekaligus menutup peluang Persija Jakarta untuk bersaing dalam perebutan gelar juara Super League musim ini.

“Permainan kami hari ini sebenarnya lebih baik daripada Persib. Statistik menunjukkan kami lebih dominan. Kami menciptakan 19 peluang, sementara Persib hanya tujuh. Seharusnya kami bisa memenangkan pertandingan ini,” ujar Souza seusai laga.

Pelatih asal Brasil itu menambahkan, para pemain Persija sejatinya sudah mampu menjalankan skema permainan yang diinginkannya. Namun sejumlah kesalahan di momen penting menjadi penyebab utama kegagalan mereka meraih poin.

“Kami melakukan kesalahan pada momen yang seharusnya tidak boleh terjadi. Kami tidak ingin hanya menang dalam statistik, tetapi angka-angka itu menunjukkan kerja keras kami,” tandasnya. (zak)