RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi masih menghadapi pekerjaan rumah besar dalam penanganan rumah tidak layak huni (Rutilahu). Saat ini, diperkirakan masih terdapat sekitar seribu rumah yang perlu mendapat perbaikan.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi, Widayat Subroto Hardi, mengatakan backlog Rutilahu dua tahun lalu mencapai sekitar 1.200 unit.
“Kita masih ada backlog rumah tidak layak huni sekitar 1.200an dari dua tahun lalu, terbesar di Kota Bekasi. Data itu yang coba kita selesaikan,” kata Subroto, belum lama ini.
Tahun ini, Pemkot Bekasi menargetkan perbaikan 130 rumah melalui program Rutilahu yang dibiayai APBD Kota Bekasi. Rumah-rumah tersebut tersebar di 12 kecamatan dengan alokasi sekitar 10 hingga 11 unit per kecamatan.
Setiap usulan penerima bantuan berasal dari tingkat wilayah dan akan melalui proses verifikasi serta pengecekan lapangan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
“Data itu berdasarkan usulan dari bawah, kondisi rumah kita lakukan pengecekan ulang setiap tahun,” ucapnya.
Ia memperkirakan jumlah Rutilahu yang belum tertangani kini berada di kisaran seribu unit setelah program perbaikan berjalan secara bertahap setiap tahun.
“Harusnya sekarang seribuan, karena setiap tahun kita 120an,” tambahnya. (sur)











