Berita Bekasi Nomor Satu

RM BTS Resmi Jadi Duta Warisan Budaya Korea Selatan, Siap Perkenalkan Sejarah dan Seni Korea ke Dunia

Tak Lagi Hanya Idol, RM BTS Kini Dipercaya Membawa Nama Korea ke Dunia. Foto: Soompi

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Nama Kim Nam Joon atau yang lebih dikenal sebagai RM BTS kembali menjadi sorotan publik. Namun kali ini perhatian tidak datang dari aktivitas musik maupun proyek bersama BTS, melainkan dari sebuah kepercayaan besar yang diberikan oleh Museum Nasional Korea Selatan.

Pemilik nama asli Kim Nam Joon tersebut resmi ditunjuk sebagai Duta Warisan Budaya Korea Selatan oleh Museum Nasional Korea. Penunjukan ini menjadi bukti pengakuan atas peran RM sebagai figur global yang dinilai mampu memperkenalkan kekayaan sejarah, seni, dan identitas budaya Korea kepada masyarakat internasional.

Pengumuman resmi mengenai penunjukan tersebut disampaikan oleh Museum Nasional Korea pada pekan lalu. Sejak Jumat, 19 Juni, RM mulai menjalankan berbagai aktivitas yang berkaitan dengan promosi budaya Korea, baik untuk masyarakat dalam negeri maupun audiens global.

Direktur Museum Nasional Korea, You Hong June, menilai kolaborasi dengan RM memiliki makna yang sangat penting. Menurutnya, popularitas dan pengaruh besar yang dimiliki sang idol dapat menjadi jembatan untuk memperkenalkan warisan budaya Korea kepada dunia.

Ia menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan kesempatan berharga untuk membagikan keindahan budaya Korea kepada khalayak internasional melalui sosok RM yang memiliki pengaruh luas di berbagai negara. You Hong June juga berharap RM dapat berperan penting dalam menjadikan Museum Nasional Korea sebagai institusi budaya yang semakin dicintai masyarakat global.

Penunjukan RM sebagai duta budaya bukanlah keputusan tanpa alasan. Selama bertahun-tahun, leader BTS tersebut dikenal memiliki ketertarikan yang mendalam terhadap dunia seni dan sejarah. Kecintaannya terhadap budaya kerap terlihat dari kebiasaannya mengunjungi museum di berbagai negara serta koleksi karya seni yang dimilikinya.

Saat menghadiri acara penobatan sebagai duta warisan budaya, RM tampil dengan busana semi kasual dan mengikuti tur khusus untuk melihat sejumlah koleksi bersejarah yang tersimpan di Museum Nasional Korea.

Salah satu koleksi yang menarik perhatian adalah miniatur Gulungan Gantung Daedongyeojido, sebuah peta besar Semenanjung Korea dari era Dinasti Joseon yang dibuat oleh kartografer legendaris Kim Jeong Ho pada tahun 1861.

Baca Juga: Gandeng WHO, ENHYPEN Sukses Gerakkan Ribuan Penggemar Global dalam Kampanye Donor Darah

Tak hanya itu, RM juga menyempatkan diri mengunjungi pameran khusus bertajuk Kim Hongdo Painting His Era yang tengah berlangsung di galeri lukisan dan kaligrafi museum tersebut.

Pameran ini menampilkan berbagai karya dari Kim Hongdo, salah satu pelukis paling berpengaruh pada masa Dinasti Joseon yang terkenal lewat karya-karyanya yang menggambarkan kehidupan masyarakat, panorama alam, burung, bunga, hingga berbagai aktivitas sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, RM mengungkapkan rasa bangga dan kehormatannya atas tanggung jawab baru yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen untuk memanfaatkan peran tersebut sebagai sarana memperkenalkan keindahan sekaligus nilai-nilai budaya tradisional Korea Selatan kepada masyarakat dunia.

Penunjukan ini semakin memperkuat citra RM sebagai sosok yang tidak hanya sukses di industri musik global, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pelestarian dan promosi seni serta kebudayaan.

Perjalanan RM di dunia seni juga akan terus berlanjut dalam waktu dekat. Pada Oktober mendatang, ia dijadwalkan menggelar pameran khusus bertajuk RM x SFMOMA di San Francisco Museum of Modern Art. Pameran tersebut akan menampilkan sejumlah koleksi seni pribadi yang selama ini menjadi bagian dari minat dan kecintaannya terhadap dunia seni rupa.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa pengaruh RM kini telah melampaui batas industri hiburan. Dari seorang rapper dan pemimpin BTS yang dikenal di panggung musik dunia, ia berkembang menjadi figur budaya yang dipercaya membawa wajah Korea Selatan serta kekayaan warisan budayanya ke hadapan masyarakat internasional. (mna)