RADARBEKASI.ID, BEKASI– Timnas Indonesia harus menjalani laga hidup mati kontra Singapura pada pertandingan terakhir Grup A Piala AFF 2026.
Laga melawan The Lions akan menjadi penentu langkah Skuad Garuda untuk memastikan satu tiket di babak semifinal.
Usai menelan kekalahan telak 0-3 dari Vietnam di hadapan 27.265 ribu suporter fanatiknya, membuat posisi Indonesia turun ke peringkat tiga klasemen sementara Grup A dengan koleksi enam poin.
Di sisi lain, Vietnam dan Singapura sama-sama mengemas tujuh poin sehingga untuk sementara berada di dua posisi teratas klasemen.
Kondisi tersebut membuat duel kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), menjadi laga krusial bagi pasukan John Herdman untuk menjaga asa lolos ke fase gugur.
Pernah Bangkit dari Situasi Sulit
Mentalitas Rizky Ridho dkk akan diuji di laga kontra Singapura. Catatan sejarah satu dekade lalu, tepatnya pada Piala AFF 2016, Skuad Garuda juga berada dalam kondisi serupa di fase penyisihan grup.
Kala itu, Indonesia gagal meraih kemenangan pada dua laga awal sehingga diwajibkan mengalahkan Singapura pada pertandingan terakhir apabila ingin menjaga asa melangkah ke semifinal.
Tantangan tersebut sempat terasa berat setelah Indonesia lebih dulu tertinggal. Namun, kebangkitan di babak kedua melalui gol Andik Vermansah dan Stefano Lilipaly berhasil membalikkan keadaan menjadi kemenangan 2-1.
Kemenangan itu memastikan Indonesia lolos ke semifinal sebagai runner-up grup setelah sebelumnya menelan kekalahan dari Thailand dan bermain imbang melawan Filipina.
Kini, skenario yang dihadapi Timnas Indonesia nyaris sama dengan edisi 2016 lalu. Kemenangan atas Singapura menjadi harga mati jika ingin mempertahankan peluang melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
Bedanya, Singapura kali ini datang dengan modal yang jauh lebih meyakinkan setelah mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan dan berada di papan atas klasemen.
Singapura hanya butuh hasil imbang untuk mengamankan tiket ke empat besar. Sebaliknya, Indonesia wajib mengamankan tiga poin jika ingin tetap melaju ke babak semifinal.
Apabila mampu mengulang keberhasilan seperti pada Piala AFF 2016, peluang Timnas Indonesia melangkah ke semifinal masih terbuka lebar.
Namun, jika gagal meraih kemenangan, langkah Skuad Garuda dipastikan terhenti di fase grup A sekaligus memperpanjang penantian meraih gelar Piala AFF yang belum pernah diraih sejak turnamen pertama kali digelar pada 1996. (zak)











