RADARBEKASI.ID, BEKASI — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengumpulkan para kepala daerah dan jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) se-Jawa Barat di Aula Nonon Sonthanie, Gedung 10 Lantai Pemkot Bekasi, Jumat (4/9/2026). Pertemuan tersebut membahas kesiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (porprov) Jawa Barat XV 2026 yang akan berlangsung November.
Dedi mengatakan, koordinasi dengan para bupati, wali kota, serta pengurus KONI kabupaten dan kota diperlukan untuk memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan porprov dapat dipersiapkan dengan baik.
“Hari ini kita mengoordinasikan dengan para bupati, wali kota, dan para ketua KONI Daerah Kota/Kabupaten dengan Jajaran KONI Provinsi untuk kesiapan melaksanakan kegiatan Porprov Jabar,” ujar Dedi seusai rapat.
Dalam penyelenggaraan tahun ini, Kota Bekasi dipercaya menjadi lokasi pembukaan porprov Jabar XV 2026. Sementara penutupan akan digelar di Kota Bogor yang juga menjadi salah satu tuan rumah.
Dedi menekankan pentingnya efisiensi anggaran dalam penyelenggaraan porprov. Menurut dia, kondisi fiskal sebagian besar pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Barat saat ini tidak sekuat beberapa tahun sebelumnya.
“Kita nanti akan melakukan pembukaan di Kota Bekasi dan penutupan di Kota Bogor, dengan satu penekanan bahwa penyelenggaraan kegiatannya harus efisien karena rata-rata kabupaten/kotanya kan hari ini tidak memiliki kekuatan fiskal seperti beberapa tahun yang lalu,” katanya.
Oleh sebab itu, Dedi meminta setiap kontingen daerah memiliki sasaran prestasi yang jelas. Target perolehan kemenangan dan medali diharapkan dapat dicapai melalui persiapan masing-masing daerah, untuk menatap Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII.
“Baik target-target medalinya tercapai, kemudian arah Jawa Barat mengikuti PON itu terbina sejak Porprov Provinsi Jawa Barat,” tuturnya.
Diketahui, Porprov Jabar XV 2026 akan digelar secara bersama di Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok. Ajang tersebut berlangsung selama 14 hari, mulai 7 hingga 20 November 2026.
Sebanyak 95 cabang olahraga akan dipertandingkan dengan lebih dari 1.100 nomor pertandingan.
Sebagai tuan rumah bersama, ketiga daerah memiliki tanggung jawab menyiapkan kebutuhan penyelenggaraan, mulai dari anggaran, sarana dan prasarana olahraga, hingga pengamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung. (zak)









