RADARBEKASI.ID, BEKASI – Aliran air artesis yang terhubung ke rumah warga RT 04 RW 03, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, mengecil selama tiga pekan terakhir. Kondisi ini membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih.
Salahsatu warga, Rahmat Hidayat, mengatakan air yang keluar dari keran rumahnya sangat kecil selama tiga pekan terakhir.
“Sedangkan kebutuhan air itu utama banget untuk wilayah RT 4 RW 3. Jangankan satu hari, setengah hari saja bermasalah,” ungkapnya, Selasa (29/9/2026).
Akibat kondisi itu, Rahmat dan warga sekitar harus mencari sumber air lain ke rumah warga yang aliran airnya masih normal. Menurut informasi yang diterimanya, gangguan distribusi air terjadi karena mesin pompa rusak.
Rahmat berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi segera memperbaiki mesin pompa tersebut. Sembari menunggu perbaikan, pemerintah diminta mendistribusikan air dengan mobil tangki.
“Daruratnya dulu, kalau masalah dibenerin pasti lama lah, cuma daruratnya ini mobil tangki itu harus tersedia delapan atau sepuluh unit per hari,” ungkapnya.
Rahmat mengatakan kondisi serupa pernah terjadi beberapa waktu lalu. Saat itu, warga mendapat pasokan air dari mobil tangki.
“Dulu mobil tangki itu dikasih per hari tujuh sampai delapan unit, jadi air itu ada terus untuk warga,” tambahnya. (sur)











