Berita Bekasi Nomor Satu

Ahmad Nur Hidayat Terpilih Jadi Ketua IJTI Bekasi Raya 2026-2029

Jajaran IJTI Korda Bekasi Raya periode 2026-2029 foto bersama. FOTO: RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Ahmad Nur Hidayat terpilih sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Koordinator Daerah (Korda) Bekasi Raya periode 2026-2029. Jurnalis Metro TV itu terpilih dalam Musyawarah Koordinator Daerah (Muskorda) II IJTI Bekasi Raya yang digelar di Merapi Merbabu Hotel, Kota Bekasi, Jumat (16/10/2026).

Terpilihnya Ahmad menjadi momentum konsolidasi organisasi setelah IJTI Bekasi Raya sempat mengalami kekosongan kepengurusan selama sekitar enam tahun.

Ahmad mengatakan, penguatan silaturahmi dan solidaritas antaranggota menjadi salah satu prioritas kepemimpinannya. Menurut dia, keberlangsungan organisasi bergantung pada kepercayaan dan kepedulian antaranggota.

“Silaturahmi diperkuat. Yang utama itu. Artinya, berdirinya organisasi bisa langgeng kalau silaturahminya kuat. Antaranggota saling percaya, saling tolong-menolong dan membantu,” kata Ahmad.

Selain memperkuat internal organisasi, Ahmad menegaskan pentingnya menjaga independensi dan profesionalisme jurnalis dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Kalau bicara terkait pekerjaan sebagai jurnalistik, seperti pada umumnya, tetap independen dan profesional,” ujarnya.

Ahmad juga menyoroti perkembangan teknologi yang terus mengubah industri media. Karena itu, IJTI Bekasi Raya perlu beradaptasi dengan kemajuan teknologi agar mampu mengikuti perubahan pola produksi dan penyebaran informasi.

“Terus mengikuti perkembangan zaman hari ini. Teknologi sudah makin maju. Jadi IJTI jangan sampai ketinggalan,” katanya.

Meski program kerja kepengurusan baru belum dirinci, Ahmad berharap organisasi yang dipimpinnya semakin berkembang dan solid.

“Harapannya anggota semakin baik, semakin maju, semakin solid,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris IJTI Pengurus Daerah (Pengda) Jawa Barat, Ryan Agustian, menyampaikan selamat atas terpilihnya Ahmad. Ia menilai kepengurusan baru menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali peran IJTI di Bekasi Raya.

“Saya mengucapkan selamat kepada Kang Ahmad Nur Hidayat dari Metro TV yang terpilih menjadi Ketua IJTI Korda Bekasi tahun 2026-2029. Sebelumnya Bekasi sempat mengalami jeda hampir sekitar enam tahun,” kata Ryan.

Ryan mengatakan, Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan turut menitipkan sejumlah amanat kepada kepengurusan baru. Di antaranya menjaga integritas dan kepercayaan publik, memperkuat kekompakan anggota, menegakkan disiplin, serta menjaga marwah organisasi.

Kepengurusan baru juga didorong meningkatkan kapasitas teknis dan nonteknis anggota, membangun jejaring strategis, memperkuat advokasi, serta memperbanyak kegiatan pelatihan.

Menurut Ryan, saat ini terdapat 14 korda di bawah IJTI Pengda Jawa Barat yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota. Ia berharap IJTI benar-benar menjadi wadah bagi jurnalis televisi untuk mengembangkan kapasitas dan profesionalisme.

“IJTI ini bukan hanya sebuah nama, tetapi kita harus bisa membawa IJTI menjadi wadah untuk kawan-kawan jurnalis televisi di Jawa Barat, dan khususnya untuk nasional,” ujarnya.

Praktisi hukum sekaligus akademisi Jay Tambunan juga berharap kepengurusan baru IJTI Bekasi Raya dapat memperkuat peran jurnalis sebagai salah satu pilar demokrasi, terutama dalam menjembatani aspirasi masyarakat dengan pemerintah.

“Kiranya dengan adanya kepengurusan baru bisa membuat peran jurnalistik televisi di Bekasi Raya lebih terasa di tengah masyarakat sebagai salah satu pilar demokrasi yang sangat fundamental,” kata Jay.

Ia menilai media memiliki peran penting dalam mengawal kebijakan pemerintah yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat. Pers juga dapat menjadi saluran bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan kritik terhadap program pemerintah yang dinilai belum berjalan efektif.

Jay menambahkan, media televisi memiliki keunggulan karena memadukan unsur audio dan visual sehingga informasi dapat disampaikan secara lebih jelas dan mudah dipahami masyarakat.

“Televisi ini salahsatu bentuk media yang mampu menampilkan audio dan visual sehingga lebih jelas, transparan, bahkan lebih mudah dicerna oleh masyarakat,” ujarnya.

Muskorda II IJTI Bekasi Raya menjadi ajang konsolidasi untuk membangun kembali organisasi sekaligus menjawab tantangan industri media di era digital. Kepengurusan periode 2026-2029 diharapkan mampu meningkatkan kompetensi jurnalis televisi serta menjaga independensi, profesionalisme, dan integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik. (rez)