RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sapto Noviantoro merupakan Ketua Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Kabupaten Bekasi. Organisasi ini fokus meningkatkan minat baca masyarakat.
GPMB Kabupaten Bekasi merupakan organisasi yang memiliki pengurus hingga tingkat nasional. Siapapun bisa bergabung ke organisasi yang bekerja sebagai mitra binaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bekasi ini.
Menurut Sapto-sapaan akrabnya- GPMB merupakan organisasi fleksibel dan terbuka bagi siapa saja yang memiliki tujuan dalam mengembangkan minat baca.
“Kebanyakan anggota GPMB adalah para guru yang kami ajak untuk sama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat dalam mengembangkan minat bacanya. Dan biasanya edukasi tersebut kami sampaikan melalui sosialisasi dan pembinaan secara langsung, ” ungkapnya kepada Radar Bekasi, Jumat (22/7).
Selama masa pandemi Covid-19 program pembinaan secara langsung sempat terhenti dan hanya dilakukan secara virtual. Dengan penurunan jumlah kasus Covid-19, GPMB kembali menjalankan program tersebut secara tatap muka.
“Saat ini kami kembali bergerak untuk menjalankan program rutin kami yaitu pembinaan dan sosialisasi, ” ujarnya.
GPMB memiliki kader di seluruh kecamatan Kabupaten Bekasi. Mereka semua merupakan relawan yang memiliki minat dalam meningkatkan budaya baca. Dengan demikian, sosialisasi dan pembinaan yang diberikan bisa disampaikan secara merata.
“Rata-rata para kader kami adalah para guru yang memiliki tujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Sementara masyarakat disini cakupannya luas, bisa orangtua dan anak-anak. Saya berharap kembalinya kami bergerak bisa memberikan semangat baru bagi para peminat baca,” ungkapnya.
Selain sosialisasi dan pembinaan, GPMB Kabupaten Bekasi juga kerap kali melakukan kunjungan ke beberapa taman baca yang berkembang serta kerjasama dengan beberapa lembaga dengan tujuan meningkatkan minat baca kepada masyarakat. Melalui GPMB, Sapto berharap minat baca masyarakat di Kabupaten Bekasi bisa terus meningkat.
“Bergerak dan terus bergerak, itu lah tujuan GPMB sebagai salah satu wadah bagi para penggerak minat baca untuk meningkatkan minat baca di Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.
Menuangkan Hasil Pemikiran lewat Menulis
Sapto telah berhasil menerbitkan buku berjudul “Edukasi Tumbuhan dari Akar untuk Kehidupan”. Buku tersebut telah dinikmati oleh para pembacanya.
Dirinya mengaku, sebenarnya masih harus banyak belajar dalam menulis buku.
“Tapi karena saya senang di dunia penelitian, jadi setidaknya menulis bisa menjadi tempat untuk menuangkan hasil pemikiran,” ungkapnya.
Mulai menulis sejak 2001, namun di tahun yang sama dirinya memutuskan untuk vakum dalam menulis. Saat ini Sapto memutuskan untuk kembali aktif dalam menulis buku.
“Baru aktif lagi itu di tiga tahun terakhir ini,” ucapnya.
Dengan kembalinya menulis, dirinyanya berharap bisa menghasilkan sebuah karya tulis yang dapat mengedukasi para pembacanya. “Saat ini saya cuma berharap dari hasil karya yang diterbitkan bisa memberikan manfaat luas kepada para pembacanya. Saya juga berharap bisa terus Istiqomah dalam menulis sebuah karya buku,” pungkasnya. (dew)
BIODATA
Sapto Noviantoro
Lahir: Jakarta, 8 November 1977
Riwayat Pendidikan:
- SDN 5 Lubang Buaya (1990)
- SMPN 81 Jakarta Timur (1993)
- SMAN 67 Jakarta Timur (1996)
- S1 Ilmu Sejarah Universitas Indonesia (2001)
- S2 Administrasi Pemerintahan Daerah Institut Pemerintah Dalam Negeri (2021)











