Berita Bekasi Nomor Satu

Plt Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Bekasi Monitoring BPVA, Tekankan Peran Ibu dalam Penurunan Stunting

BERI VITAMIN: Plt Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep, memberikan vitamin kepada balita saat monitoring BPVA Februari 2026 di Posyandu Wijaya Kusuma 1, Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Senin (23/2). FOTO: DOKPIM

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep, melaksanakan kegiatan monitoring Bulan Pemberian Vitamin A (BPVA) Februari 2026 di Posyandu Wijaya Kusuma 1, Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Senin (23/2).

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda nasional yang dilaksanakan serentak setiap Februari dan Agustus sebagai langkah strategis dalam menjaga kesehatan bayi, balita, dan ibu nifas.

Sejak pagi hari, para ibu telah membawa bayi dan balita mereka untuk mendapatkan suplemen Vitamin A. Pemberian dilakukan dalam bentuk kapsul biru dosis 100.000 IU untuk bayi usia 6–11 bulan, serta kapsul merah dosis 200.000 IU untuk balita usia 12–59 bulan dan ibu nifas.

BERI MAKANAN: Plt Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep, memberikan makanan kepada anak-anak saat monitoring BPVA Februari 2026 di Posyandu Wijaya Kusuma 1, Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Senin (23/2). FOTO: DOKPIM

Dalam sambutannya, Nia, menyampaikan bahwa momentum Bulan Vitamin A bukan sekadar agenda rutin, melainkan wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga kualitas kesehatan generasi masa depan.

“Momentum ini harus kita maknai sebagai bentuk kasih sayang dan tanggung jawab bersama. Vitamin A adalah kebutuhan dasar yang tidak boleh diabaikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Vitamin A memiliki peran krusial dalam menjaga kesehatan mata, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mengurangi risiko infeksi yang dapat menghambat pertumbuhan anak. Menurutnya, investasi sederhana melalui suplementasi ini memiliki dampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia.

FOTO BERSAMA: Plt Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep, foto bersama saat monitoring BPVA Februari 2026 di Posyandu Wijaya Kusuma 1, Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Senin (23/2). FOTO: DOKPIM

“Satu kapsul yang diminum hari ini adalah investasi kesehatan jangka panjang. Anak-anak yang sehat hari ini adalah generasi produktif di masa depan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala melalui Posyandu. Selain penimbangan berat dan pengukuran tinggi badan, Posyandu juga menjadi sarana edukasi gizi dan pola asuh yang tepat bagi orang tua.

Dalam konteks pembangunan kesehatan daerah, Nia menekankan bahwa Kabupaten Bekasi terus berupaya menurunkan angka stunting melalui berbagai program intervensi gizi spesifik dan sensitif. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat.

“Upaya menurunkan stunting tidak bisa dilakukan sendiri. Peran ibu-ibu yang rutin datang ke Posyandu setiap bulan menjadi kunci utama keberhasilan kita,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa bulan Februari dan Agustus merupakan periode krusial yang telah ditetapkan pemerintah untuk memastikan seluruh anak mendapatkan Vitamin A secara merata. Oleh karena itu, ia meminta agar tidak ada anak yang terlewat dari pendataan maupun pelayanan.

“Jangan sampai ada anak yang tidak mendapatkan Vitamin A hanya karena kurang informasi atau keterlambatan hadir. Kita harus saling mengingatkan,” pesannya.

Nia Yuniawati Asep turut memberikan apresiasi kepada para kader Posyandu Wijaya Kusuma 1 yang dinilainya konsisten menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Dedikasi kader merupakan kekuatan utama dalam membangun sistem kesehatan yang dekat dengan warga.

Ia pun mengajak masyarakat Desa Jayamukti dan Kecamatan Cikarang Pusat untuk menjadikan Posyandu sebagai ruang yang menyenangkan dan ramah anak, sekaligus tempat berbagi pengetahuan tentang gizi seimbang dan pola asuh yang sehat.

“Mari kita jadikan Posyandu sebagai tempat yang dirindukan anak-anak dan orang tua. Dari sinilah kita membangun generasi emas Kabupaten Bekasi yang sehat dan cerdas,” tuturnya.

Kegiatan monitoring tersebut turut dihadiri Camat Cikarang Pusat beserta jajaran, Sekretaris I dan Pokja IV TP-PKK Kabupaten Bekasi, Ketua Pembina Posyandu Kecamatan Cikarang Pusat dan Desa Jayamukti, Kepala Puskesmas Cikarang Pusat, serta para kader Posyandu dan masyarakat setempat.(and/*)