Berita Bekasi Nomor Satu

Empat Nama Kandidat Ketua DPC PKB Kabupaten Bekasi Muncul, Penentuan di Tangan DPP

Ketua DPC PKB Kabupaten Bekasi, Muhamad Rochadi

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Ketua Panitia Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Kabupaten Bekasi, Ibnuh Hajar, menyampaikan terdapat empat nama calon Ketua DPC PKB untuk periode mendatang.

Keempat kandidat tersebut yakni Muhamad Rochadi (Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat), Ahmad Faisal (Anggota DPRD Kabupaten Bekasi), Ombi Hari Wibowo (Anggota DPRD Kabupaten Bekasi), dan Hasan Basri (Anggota DPRD Kabupaten Bekasi).

Menurut Ibnuh, empat nama itu merupakan hasil penilaian DPP PKB serta masukan dari Dewan Pengurus Wilayah (DPW).

“Mereka yang sudah kelihatan memiliki kemampuan untuk memimpin, itu yang diusulkan. Jadi ini berdasarkan penilaian DPP, ditambah hasil pemantauan dari DPW,” ujar Anggota DPRD Kabupaten Bekasi itu usai pelaksanaan Muscab.

Dalam waktu dekat, keempat kandidat akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan (UKK) sebelum penetapan ketua definitif. Proses tersebut akan digelar serentak, baik di tingkat Jawa Barat maupun nasional.

“Pelaksanaannya serentak se-Jawa Barat, bahkan se-Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan DPW PKB Jawa Barat, M. Faizin, menjelaskan bahwa mekanisme Muscab saat ini dirancang berbeda dari sebelumnya. Kini, tidak ada pemungutan suara di tingkat cabang. Forum hanya memetakan kandidat, sementara keputusan akhir ditetapkan oleh DPP.

Ia menegaskan, mekanisme ini bertujuan menekan potensi konflik internal sekaligus mengurangi biaya politik dalam Muscab.

“PKB hari ini Muscabnya tidak memilih langsung Ketua DPC. Nama-nama dipetakan, kemudian diputuskan oleh DPP melalui uji kelayakan. Tujuannya menjaga soliditas. Jangan sampai Muscab justru menimbulkan gesekan antar calon. Dengan sistem ini, semua diharapkan patuh pada keputusan DPP,” ucapnya usai Muscab DPC Kabupaten Bekasi.

Politikus yang juga mengemban jabatan sebagai Wakil Ketua DPW PKB Jawa Barat itu memastikan, bahwa  tidak ada penambahan kandidat di luar empat nama tersebut. Dengan ditutupnya forum Muscab, proses pencalonan dinyatakan final.

“Tidak ada lagi penambahan. Forum sudah close, hanya empat nama itu (calon Ketua DPC) yang diajukan ke DPP,” katanya.

Keempat kandidat akan mengikuti UKK yang digelar serentak secara nasional. Proses ini diperkirakan berlangsung selama satu hingga dua bulan sebelum hasilnya diumumkan hampir bersamaan di seluruh Indonesia.

Ia menambahkan, uji kompetensi tersebut bukan sekadar formalitas. DPP akan melibatkan berbagai unsur, mulai dari akademisi, politisi, hingga kalangan profesional untuk menguji kapasitas para kandidat.

“Ada scoring, ada penilaian psikologi juga. Jadi tidak hanya teknis, tapi menyeluruh,” jelasnya.

Para kandidat nantinya diminta memaparkan target dan strategi politik, termasuk rencana pemenangan Pemilu 2029, konsolidasi struktur partai, serta inovasi program kerja.

Meski berasal dari latar belakang berbeda, Faizin menilai keempat kandidat memiliki peluang yang sama. Penilaian sepenuhnya bergantung pada pertimbangan DPP dalam melihat kapasitas dan kecocokan masing-masing calon.

“Pasti ada target, bagaimana strategi pemenangan, bagaimana langkah menuju 2029, itu semua akan diuji. Semua punya potensi. Tinggal DPP melihat dari sisi mana yang paling dianggap capable,” ungkapnya. (adv/pra)