RADARBEKASI.ID, BEKASI – Di usia yang masih muda, kesehatan sering kali dianggap bukan hal yang perlu terlalu dikhawatirkan. Namun pengalaman yang dialami Salsabila Ovylia Janglar (25) menjadi pengingat penting bagi perempuan untuk lebih peduli terhadap kondisi tubuhnya, khususnya kesehatan payudara.
Berkat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan, wanita yang akrab disapa Salsa ini dapat menjalani proses pemeriksaan hingga operasi tumor jinak payudara tanpa kendala biaya.
Perempuan yang sehari-hari bekerja sekaligus menjalani peran sebagai seorang istri ini mengaku telah menjadi peserta BPJS Kesehatan sejak tahun 2019. Ia menceritakan bahwa awalnya ia tidak terlalu memikirkan adanya benjolan kecil yang dirasakan di bagian payudara kanan. Saat itu, ia mengira kondisi tersebut hanya pengaruh hormon ketika menstruasi.
“Benjolannya itu muncul sekitar tujuh bulan yang lalu. Awalnya cuma terasa seperti gerenjel kecil, bahkan ukurannya masih seperti biji jeruk. Karena sedang haid, saya pikir itu normal dan bisa hilang sendiri. Tapi lama-lama benjolan tersebut semakin membesar dan rasanya sakit kalau tertekan,” ujar Salsa, Senin (18/5).
Meski tidak disertai perubahan bentuk payudara maupun nyeri berlebih, Salsa akhirnya memutuskan untuk memeriksakan diri ke klinik tempat ia terdaftar sebagai peserta. Saat pemeriksaan, dokter di klinik langsung menyarankan agar dirinya segera berkonsultasi dengan dokter bedah mengingat keluhan sudah berlangsung cukup lama. Akhirnya ia diberi rujukan ke RS Bhayangkara Brimob Kelapa Dua untuk penanganan lebih lanjut.
“Saya langsung diberikan rujukan tanpa dipersulit. Dokter menyampaikan supaya segera ditindaklanjuti karena kondisi yang saya alami sudah berjalan sekitar tujuh bulan,” katanya.
Selama menjalani pemeriksaan di klinik hingga operasi di rumah sakit, Salsa mengaku mendapatkan pelayanan yang aman dan nyaman. Menurutnya, proses layanan berjalan cepat dan jelas meskipun tetap mengikuti antrean sesuai prosedur rumah sakit.
“Alhamdulillah saya tidak merasa terlalu khawatir karena mendapat support dari suami dan keluarga. Dokter dan tenaga kesehatan juga sangat membantu, mulai dari konsultasi sampai proses operasi semuanya membuat saya merasa tenang. Ditambah lagi seluruh biaya pemeriksaan, tindakan operasi, hingga pengobatan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Saya juga tidak ada obat yang harus ditebus di luar resep dokter, pokoknya saya keluar rumah sakit tidak membayar sepeserpun,” tambahnya.
Salsa berharap Program JKN dapat terus memberikan pelayanan yang mudah, cepat, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Indonesia. Tidak lupa Salsa mengajak para perempuan agar lebih peduli terhadap kesehatan diri dan tidak menunda pemeriksaan jika menemukan keluhan sekecil apa pun.
“Untuk para perempuan di luaran sana, yuk kita aware dengan kondisi tubuh kita sendiri. Sering-sering cek payudara saat mandi, yang sudah menikah juga jangan lupa rutin papsmear ya supaya kita terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan. Harapan saya untuk BPJS Kesehatan adalah semoga semua peserta JKN bisa mendapatkan pelayanan yang sama seperti yang saya rasakan, pelayanan yang cepat, aman, dan nyaman, tanpa dipersulit,” tutup Salsa. (*)











