RADARBEKASI.ID, BEKASI – Upaya menekan angka stunting di Kelurahan Jatikramat terus diperketat. Untuk memastikan bantuan gizi benar-benar diterima anak yang membutuhkan, Lurah Jatikramat Retno Wijayanti turun langsung memantau pelaksanaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita di RW 005.
Monitoring dilakukan bersama jajaran kelurahan dan tenaga kesehatan guna memastikan program intervensi gizi berjalan efektif serta tepat sasaran.
Retno mengatakan kegiatan PMT tersebut dilaksanakan oleh tim medis Puskesmas Jatikramat sebagai bagian dari langkah nyata meningkatkan status gizi anak sekaligus mencegah munculnya kasus stunting baru.
“Kegiatan ini diselenggarakan langsung oleh tim medis Puskesmas Jatikramat sebagai bentuk komitmen nyata dalam menekan angka stunting serta meningkatkan status gizi balita di lingkungan kita,” ujarnya, Selasa (9/6).
Dalam kegiatan itu, Retno didampingi Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan (Permasbang) Kelurahan Jatikramat. Keduanya memeriksa proses distribusi PMT sekaligus memastikan kualitas makanan yang diberikan sesuai kebutuhan gizi anak.
“Monitoring dilakukan untuk memastikan pendistribusian dan kualitas makanan tambahan yang diberikan benar-benar tepat sasaran serta memenuhi standar gizi yang dibutuhkan,” katanya.
Ia menegaskan, keberhasilan program pencegahan stunting tidak hanya bergantung pada pemerintah dan tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga dalam memantau tumbuh kembang anak.
Retno pun mengapresiasi keterlibatan Puskesmas Jatikramat, kader Posyandu, serta para orang tua yang rutin membawa anaknya ke layanan kesehatan untuk memantau kondisi gizi.
“Kita akan terus mengawal tumbuh kembang anak-anak demi mewujudkan Jatikramat yang sehat, maju, dan bebas stunting. Peduli gizi berarti peduli masa depan,” tandasnya. (pay)











