RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Nama Mufli Budi Ananda tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah diketahui masuk dalam jajaran dewan komisaris PT Krakatau Posco. Penunjukan tersebut memicu berbagai reaksi dari publik, terutama karena Mufli selama ini lebih dikenal sebagai asisten pribadi Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad.
Dalam susunan manajemen terbaru perusahaan, Mufli Budi Ananda dipercaya menduduki posisi Komisaris PT Krakatau Posco. Ia akan bekerja bersama Komisaris Utama Brigjen TNI Bambang Sudono Sastroprawiro. Sementara itu, posisi Presiden Direktur perusahaan masih dijabat oleh Kim Young-Joong.
Kabar tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial. Tidak sedikit warganet yang mempertanyakan latar belakang serta kompetensi yang dimiliki Mufli untuk mengisi posisi strategis di salah satu perusahaan baja terbesar di Indonesia. Pasalnya, sosok Mufli selama ini lebih sering terlihat mendampingi aktivitas Raffi Ahmad, baik dalam urusan bisnis maupun kegiatan sehari-hari.
Perdebatan semakin ramai setelah sejumlah unggahan di media sosial menyoroti pengangkatan Mufli. Salah satu akun di platform X bahkan menyebut penunjukan tersebut sebagai hal yang paling mengejutkan di tengah maraknya pembahasan mengenai pengisian jabatan komisaris di berbagai perusahaan.
Unggahan tersebut kemudian menjadi viral dan menarik perhatian jutaan pengguna media sosial. Banyak netizen mempertanyakan proses serta mekanisme yang melatarbelakangi penunjukan Mufli sebagai komisaris. Tidak sedikit pula yang berspekulasi mengenai kemungkinan adanya faktor kedekatan atau jalur orang dalam dalam proses pengangkatan tersebut.
Baca Juga: Nama Oky Pratama Terseret Kasus Heni Sagara, Ada Aliran Dana Misterius!
Di platform Threads, komentar serupa juga bermunculan. Sejumlah pengguna media sosial menilai penunjukan figur yang sebelumnya dikenal sebagai asisten pribadi ke posisi komisaris perusahaan besar menjadi hal yang tidak biasa, terutama karena jabatan tersebut umumnya dikaitkan dengan pengalaman profesional yang panjang di bidang terkait.
Berdasarkan informasi yang beredar, Mufli Budi Ananda memiliki latar belakang pendidikan di bidang teknik. Ia diketahui merupakan lulusan Diploma Teknik Listrik dari Politeknik Bunda Kandung. Setelah menyelesaikan pendidikan diploma, Mufli melanjutkan studi ke Program Studi Teknik Industri di Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) pada tahun 2014.
Namun, berdasarkan data yang tercantum dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI), status akademik Mufli di ISTN tercatat mengundurkan diri pada tahun akademik 2018–2019. Informasi tersebut memunculkan dugaan bahwa pendidikan strata satu yang ditempuhnya belum berhasil diselesaikan hingga tuntas. (mna)











