Berita Bekasi Nomor Satu
Bisnis  

Cukup Tunjukkan KTP, Kasim Rasakan Kemudahan Layanan JKN

Peserta JKN, Kasim.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Transformasi digital yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan dalam menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) semakin memberikan kemudahan bagi peserta dalam mengakses pelayanan kesehatan. Saat ini, peserta tidak lagi harus selalu membawa kartu fisik BPJS Kesehatan saat berobat.

Selama status kepesertaan aktif, peserta cukup menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Indonesia Sehat (KIS) Digital melalui aplikasi Mobile JKN untuk memperoleh pelayanan kesehatan.

Kemudahan tersebut dirasakan langsung oleh Kasim (62), saat harus berobat ke klinik akibat asam lambung yang kambuh. Saat itu, ia langsung menuju fasilitas kesehatan karena merasakan nyeri pada ulu hati disertai mual. Di tengah kondisi yang kurang nyaman, Kasim baru menyadari bahwa dirinya tidak membawa kartu fisik BPJS Kesehatan.

“Saya sempat panik karena kartu BPJS Kesehatan ketinggalan di rumah. Saya khawatir akan ditolak ketika berobat, tapi karena kondisi saya sudah payah banget dan tidak memungkinkan untuk pulang ke rumah lagi, jadi saya teruskan saja niat saya untuk berobat,” ujar Kasim.

Namun petugas pendaftaran di klinik menjelaskan bahwa peserta BPJS Kesehatan tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan meskipun tidak membawa kartu fisik BPJS Kesehatan. Kasim hanya diminta untuk menunjukkan KTP dan KIS Digital melalui aplikasi Mobile JKN untuk proses verifikasi kepesertaan.

“Petugas menjelaskan bahwa yang terpenting adalah status kepesertaan JKN saya aktif. Setelah data saya dicek menggunakan NIK, proses pendaftaran berjalan lancar dan saya langsung mendapatkan pelayanan tanpa diminta fotokopi dokumen atau persyaratan tambahan lainnya,” ungkapnya.

Menurut Kasim, kemudahan tersebut sangat membantu peserta, terutama dalam kondisi darurat atau ketika terburu-buru sehingga lupa membawa kartu fisik BPJS Kesehatan. Ia menilai inovasi layanan yang dilakukan BPJS Kesehatan membuat proses berobat menjadi lebih praktis, cepat, dan efisien.

“Sekarang saya jadi lebih tenang. Kalau suatu saat lupa membawa kartu fisik, saya tahu masih bisa menggunakan KTP atau Mobile JKN. Pelayanannya juga tetap baik dan tidak ada perbedaan. Yang penting kepesertaan kita aktif,” katanya.

Kasim juga mengajak masyarakat untuk memastikan status kepesertaan JKN selalu aktif agar dapat memanfaatkan layanan kesehatan dengan mudah saat dibutuhkan. Menurutnya, aplikasi Mobile JKN juga sangat membantu karena berbagai informasi kepesertaan dapat diakses secara digital tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan.

Di akhir perbincangan, Kasim menyampaikan apresiasinya atas berbagai inovasi pelayanan yang telah dihadirkan BPJS Kesehatan. Ia berharap transformasi layanan terus dilakukan sehingga masyarakat semakin mudah mengakses Program JKN.

“Saya berharap BPJS Kesehatan terus menghadirkan inovasi-inovasi pelayanan yang semakin mudah, cepat, dan praktis. Semoga kualitas aplikasi Mobile JKN juga terus ditingkatkan agar semakin stabil dan mudah digunakan oleh seluruh peserta. Dengan begitu, manfaat Program JKN dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Indonesia,” tutup Kasim. (*)