Berita Bekasi Nomor Satu

Pemkot Bekasi Galang Dana untuk Warga Terdampak Gempa NTT, Terkumpul Rp600 Juta

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi menggalang dana untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, Pemkot Bekasi telah menerbitkan surat edaran yang mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi memberikan donasi bagi para korban.

“Kemarin kami sudah membuat surat edaran agar seluruh warga masyarakat ikut serta di dalam rangka untuk kita menggalang dana yang bisa kita donasikan untuk membantu saudara-saudara kami,” kata Tri, Minggu (23/8).

Menurut Tri, penggalangan dana masih terus berjalan. Hingga kini, dana yang terkumpul melalui Bekasi Peduli mencapai hampir Rp600 juta.

“Kalau kami lihat dari kasnya Bekasi Peduli itu udah ada hampir kurang lebih Rp600 juta,” ujarnya.

Tri menyebut jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena proses penggalangan dana masih berlangsung.

Ia kemudian menceritakan pengalaman Pemkot Bekasi saat menggalang bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh. Kala itu, dana yang dihimpun mencapai lebih dari Rp5 miliar.

Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1 miliar lebih digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat terdampak, seperti makanan, kebutuhan ibu dan bayi, serta selimut. Sementara sekitar Rp4 miliar lainnya dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur.

“Ya, di mana Rp1 miliar lebihnya itu kami belikan dalam bentuk makanan, kebutuhan ibu, bayi, selimut, dan yang Rp4 miliarnya adalah kami donasikan dalam bentuk pembangunan infrastruktur,” jelasnya.

Tri mengatakan bantuan untuk korban bencana tidak hanya dibutuhkan saat masa tanggap darurat. Dukungan juga diperlukan dalam proses pemulihan, termasuk pembangunan kembali infrastruktur yang terdampak.

Karena itu, Pemkot Bekasi nantinya akan melihat terlebih dahulu kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak gempa NTT sebelum menentukan bentuk bantuan yang akan disalurkan.

“Jadi oleh karena itu, yang 80 persennya memang akan kami siapkan, kami akan siapkan nanti kami lihat ya kebutuhan di wilayah yang terdampak itu apa,” pungkasnya. (rez)