RADARBEKASI.ID, BEKASI – Penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 di wilayah Jatiasih dievaluasi. Kecamatan Jatiasih mulai menggenjot pengawasan realisasi program dan penggunaan anggaran agar tak sekadar terserap, tetapi benar-benar menghasilkan pembangunan yang dirasakan masyarakat.
Evaluasi tersebut dilakukan Camat Jatiasih Dian Herdiana bersama Sekretaris Kecamatan dalam rapat yang digelar di ruang rapat Kecamatan Jatiasih, Rabu (2/9/2026). Sejumlah pejabat kelurahan di wilayah Kecamatan Jatiasih turut hadir dalam pembahasan tersebut.
Dian mengatakan, evaluasi APBD menjadi momentum untuk mengukur sejauh mana realisasi program kerja dan penggunaan anggaran berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
“Evaluasi berkala ini kita lakukan guna memastikan bahwa setiap alokasi APBD terserap secara optimal, efektif, transparan, serta memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Jatiasih,” kata Dian, Rabu (2/9).
Menurut dia, koordinasi antara kecamatan dan kelurahan diperlukan untuk memastikan tata kelola keuangan publik berjalan akuntabel. Evaluasi juga diarahkan untuk mengidentifikasi hambatan pelaksanaan program sekaligus mempercepat pencapaian target kinerja pelayanan masyarakat hingga penghujung tahun anggaran.
“Kita juga akan meminimalkan hambatan pelaksanaan program, serta mempercepat pencapaian target kinerja pelayanan masyarakat hingga akhir tahun anggaran 2026,” ujarnya.
Dian meminta seluruh aparatur di Kecamatan Jatiasih dan kelurahan memperkuat monitoring terhadap berbagai pembangunan yang tengah berjalan. Pengawasan dinilai penting agar pelaksanaan program tidak melenceng dari target dan anggaran yang dikucurkan tepat sasaran.
“Kita akan terus memantau dan mengevaluasi penggunaan APBD dalam pembangunan di wilayah Jatiasih. Semoga anggaran yang dikeluarkan benar-benar dirasakan oleh warga masyarakat,” tukasnya.(pay)











