RADARBEKASI.ID,BEKASI- Setelah verifikasi faktual kepengurusan di tingkat DPRt rampung, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Bekasi berencana membentuk kepengurusan akar rumput, berbasis tempat pemungutan suara (TPS).
Ya, partai besutan Surya Paloh ini menargetkan pembentukan pengurus berbasis TPS bisa dirampungkan hingga akhir tahun 2026, sehingga tahun depan mulai melakukan kerja-kerja politik.
“Kita menuju verifikasi kepengurusan berbasis TPS. Sekarang kita tarik nafas dulu karena menjelang ulang tahun Partai NasDem di bulan Oktober, tapi tetap untuk mencari pengurus itu berjalan, ada penugasan,” ujar Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bekasi, Siti Qomariyah, kepada Radar Bekasi, Selasa (29/9).
Perempuan yang akrab disapa Siqom itu mengatakan, verifikasi kepengurusan di tingkat DPRt saat ini hampir rampung di 187 desa/kelurahan yang tersebar di 23 kecamatan. Hanya menyisakan empat kecamatan di daerah pemilihan (Dapil) IV yang mencangkup Kecamatan Tambun Utara, Tambelang, Sukawangi, dan Sukatani.
Menurutnya, verifikasi Dapil IV ini memang sempat molor karena sebelumnya terbentur dengan agenda Pilkades serentak. “Dapil IV itu ada anggota dewan dari NasDem yaitu Pak Mustakim, jadi memang beliau yang minta setelah Pilkades. Kalau ditanya kenapa agak molor, karena terbentur dengan Pilkades serentak, banyak teman-teman yang fokus di Pilkades,” ungkapnya.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bukan hanya catatan. Apa artinya sebuah catatan kalau tidak didukung dengan pembuktian. Soliditas harus dibentuk bersama-sama agar menghasilkan kader-kader yang profesional dan bisa memberikan harapan untuk memajukan NasDem bersama-sama,” sambungnya.
Saat disinggung perihal elektabilitas Partai NasDem di angka 4,4 persen berdasarkan hasil survei Poltracking Indonesia periode 14-20 Agustus lalu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat itu mengungkapkan, masih banyak waktu untuk meningkatkan elektabilitas partai. “Masih ada peluang untuk memenuhi target yang sudah ditentukan. Saya yakin bila ini dilakukan bersama-sama dari dewan yang sudah jadi, para kader, insya Allah bisa tercapai kalau memang ada kemauan dan kemampuan,” katanya.
Dirinya tak mau mempersoalkan mengenai wacana ambang batas parlemen atau parliamentary threshold dinaikkan menjadi 5 persen. Menurutnya, yang terpenting sekarang bagaimana sudah bisa memulai kerja-kerja politik dari tingkat atas hingga bawah. Siqom optimistis, partainya dapat melampaui angka 5 persen seperti pemilu-pemilu sebelumnya.
“Kalau kemarin jalan santai, sekarang sudah mulai dikencangkan jalannya, curi start, artinya jangan sampai lengah. Ini harus dilakukan bersama-sama, tidak bisa jalan sendiri-sendiri, dari tingkat atas sampai bawah, kita bangun komunikasi yang baik, kerjasama yang baik, agar bisa melampaui pencapaian sebelumnya,” tuturnya. (pra)











