RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Presenter sekaligus komedian Billy Syahputra tengah menjadi sorotan setelah meluapkan kekecewaannya terhadap pihak pengelola toilet di kawasan Pantai Dreamland, Kuta Selatan, Bali.
Perseteruan tersebut kembali memanas setelah pihak manajemen disebut menyebarkan rekaman video yang memperlihatkan wajah anak Billy tanpa penyamaran. Kondisi itu membuat adik mendiang Olga Syahputra tersebut merasa privasi anaknya telah diabaikan.
Billy pun mempertanyakan keputusan pihak pengelola yang mengunggah rekaman tersebut sebagai bagian dari klarifikasi mereka. Ia menilai video yang disebarkan seharusnya tidak menampilkan wajah anak di bawah umur tanpa perlindungan privasi.
Melalui Instagram Story pribadinya, Billy bahkan meminta pihak pengelola untuk berani menunjukkan rekaman CCTV secara lengkap. Ia tidak ingin rekaman yang beredar hanya berupa potongan tertentu yang dinilai dapat memberikan gambaran berbeda mengenai kronologi kejadian.
“Nanti saya akan membahas management g****k ini, apalagi keluarin video anak saya tanpa di-blur dan keluarin video CCTV-nya jangan setengah-setengah dong,” tulis Billy dalam unggahannya.
Persoalan tersebut sebelumnya bermula dari insiden cekcok antara Billy dan petugas toilet di kawasan Warung Dreamland, Bali. Peristiwa itu kemudian menjadi perhatian setelah videonya beredar luas di media sosial.
Pihak pengelola kemudian memberikan penjelasan mengenai kejadian tersebut. Manajemen menyebut pembayaran di muka untuk menggunakan fasilitas bilas atau mandi merupakan aturan yang telah diberlakukan kepada pengunjung.
Menurut pihak pengelola, kebijakan tersebut diterapkan sebagai bagian dari prosedur operasional untuk mencegah adanya pengunjung yang menggunakan fasilitas tanpa menyelesaikan kewajibannya.
Dalam keterangannya, pihak manajemen juga menyampaikan versi berbeda mengenai kejadian tersebut. Mereka mengeklaim rombongan Billy membayar dengan nominal yang berada di bawah tarif yang telah ditentukan.
BACA JUGA: Ngaku-ngaku Jadi Jefri Nichol di Bumble? Begini Klarifikasi Mengejutkan Sang Aktor
Selain persoalan tarif, manajemen menyebut Billy juga sempat mendapat teguran lantaran anaknya disebut dimandikan di wastafel yang berada di area luar, bukan menggunakan fasilitas bilik bilas yang tersedia.
Pihak pengelola juga membantah tudingan mengenai adanya tindakan kekerasan fisik terhadap Billy. Mereka mengklaim mempunyai rekaman CCTV yang dapat memperlihatkan rangkaian kejadian di lokasi.
Menurut versi manajemen, rekaman tersebut justru menunjukkan Billy lebih dulu bersikap arogan dan mengeluarkan kata-kata kasar ketika mendapat teguran dari petugas.
Sementara itu, Billy memiliki versi berbeda mengenai insiden tersebut. Ia mengaku kecewa dengan sikap petugas yang menurutnya bersikap kasar ketika kejadian berlangsung.
Billy menegaskan persoalan yang dipermasalahkannya bukan mengenai besaran tarif penggunaan toilet. Ia mengatakan keberatannya lebih tertuju pada sikap petugas yang dinilai telah mendorong dirinya ketika sedang menggendong sang anak.
Menurut Billy, saat itu anaknya baru selesai berenang di laut dan dalam kondisi kedinginan. Karena itu, ia merasa tindakan tersebut tidak seharusnya terjadi, terlebih dirinya tengah mendekap sang buah hati.
Kini, perselisihan antara Billy Syahputra dan pihak pengelola toilet Pantai Dreamland masih menjadi perhatian publik. Tantangan Billy agar rekaman CCTV ditampilkan secara utuh pun membuat warganet menantikan penjelasan lebih lanjut mengenai kronologi kejadian tersebut.
Kedua pihak diketahui telah menyampaikan versinya masing-masing. Publik pun masih menunggu bukti rekaman secara lengkap untuk mengetahui rangkaian peristiwa yang sebenarnya terjadi di lokasi. (mna)











