RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Aktor Omara Esteghlal menjadi sorotan setelah sebuah cuitannya saat menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia ramai diperbincangkan di media sosial. Kekasih Prilly Latuconsina itu bahkan dituding menyindir fisik Presiden Prabowo melalui tulisan yang diunggahnya.
Menanggapi tudingan tersebut, Omara akhirnya memberikan klarifikasi. Aktor berusia 27 tahun itu menegaskan bahwa cuitannya sama sekali tidak dimaksudkan untuk menyindir fisik Presiden Prabowo.
Persoalan tersebut bermula ketika Omara ikut menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026 pada Senin (5/10/2026). Saat itu, ia membagikan reaksi mengenai pertandingan melalui akun Threads miliknya, @omara.esteghlal.
Omara awalnya mengungkapkan kegembiraannya melihat Timnas Indonesia bertanding. Namun, suasana hatinya disebut berubah ketika kamera televisi menyorot sejumlah orang di tribun yang ternyata kurang ia sukai.
Dalam unggahannya, Omara menggunakan istilah “mereka” serta menyebut adanya “boneka beruang” di belakang sosok yang disorot kamera.
“Eh kamera nyorot ke mereka mereka, pake ada boneka beruang di belakang ikut juga,” tulis Omara dalam unggahannya pada Senin (5/10/2026).
Cuitan tersebut kemudian menuai beragam respons dari netizen. Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan maksud tulisan Omara. Bahkan, ada yang menganggap aktor tersebut tengah menyindir kondisi fisik Presiden Prabowo.
Melihat cuitannya menimbulkan persepsi berbeda, Omara kemudian memilih memberikan penjelasan. Ia meminta maaf apabila tulisannya mengganggu suasana perayaan kemenangan Timnas Indonesia dan membuat sejumlah orang merasa tidak nyaman.
Omara juga menegaskan bahwa dirinya turut bahagia atas kemenangan Timnas Indonesia dan tidak memiliki maksud untuk mengomentari atau menyindir fisik siapa pun.
BACA JUGA: Sashfir Ungkap Pernah Jadi Korban Perekaman Diam-Diam di Toilet Restoran Senopati
“Aku mau minta maaf kalau utas aku semalam ternyata mengganggu momen selebrasi kalian. Sama sekali nggak ada maksud ke arah sana, apalagi klaim bahwa itu mengenai fisik. Aku juga ikut senang dan merayakan kebahagiaan yang sama dengan kalian semua,” tulisnya.
Sebagai figur publik, Omara mengaku menerima berbagai komentar dan masukan dari netizen. Ia pun berjanji akan lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapat di ruang publik, terutama dalam memilih kata dan menentukan waktu yang tepat untuk mengungkapkan perasaannya.
“Terima kasih untuk komen dan masukannya. Next time, I’ll be wiser in choosing how and when to articulate my feelings in public,” lanjut Omara.
Tak berhenti sampai di situ, Omara juga menjelaskan maksud sebenarnya dari istilah “boneka beruang” yang sebelumnya ia tuliskan. Ia mengatakan istilah tersebut merujuk pada kata “teddy bear” dan bukan ditujukan sebagai komentar mengenai bentuk fisik Presiden Prabowo.
“By the way, untuk menjawab semua pertanyaan: ‘Boneka beruang’ itu maksudnya teddy bear,” jelasnya.
Omara kemudian menjelaskan bahwa penggunaan kata tersebut berkaitan dengan nama “Teddy”. Ia juga menegaskan bahwa unggahan tersebut dibuat ketika pertandingan masih berlangsung dan tidak dimaksudkan untuk menyerang fisik seseorang.
“Kenapa teddy bear, karena Teddy. Lalu kenapa kalau ada Teddy? Enggak apa-apa, saya hanya menulis ketika game masih berjalan,” ungkapnya.
Di akhir klarifikasinya, Omara kembali meminta maaf apabila pilihan kata yang digunakan dalam unggahan tersebut justru memunculkan kesalahpahaman di kalangan netizen.
“Maaf ya jika diksinya membuat banyak kesalahpahaman, sekali lagi, bukan fisik,” tegas Omara. (mna)











