RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sejumlah ikan sapu-sapu ditemukan mati mengambang di aliran Kali Bekasi, kawasan Kampung Poncol, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (15/10/2026). Bangkai ikan tersebut menimbulkan bau menyengat yang mulai tercium warga sejak Rabu (14/10/2026) malam.
Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya pencemaran di aliran sungai. Namun, hingga Kamis siang, penyebab kematian ikan-ikan tersebut belum diketahui secara pasti dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
BACA JUGA: 77 Reklame di Medansatria Tak Berizin, 15 Sudah Dicopot
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Kiswatiningsih, mengatakan pihaknya tengah menelusuri penyebab kematian ikan sapu-sapu tersebut.Tim lapangan melakukan penelusuran dari wilayah hulu untuk mengetahui kemungkinan sumber pencemaran.
“Tim lapangan masih proses menelusuri dari hulu,” kata Kiswatiningsih saat dikonfirmasi, Kamis (15/10/2026).
Berdasarkan pemeriksaan awal, DLH menduga pencemaran berasal dari wilayah hulu, yakni aliran Kali Cileungsi. Dugaan itu muncul setelah tim menemukan kondisi berbusa di kawasan Curug Parigi.
“Dugaan awal pencemaran dari hulu, Kali Cileungsi, karena Curug Parigi menjadi berbusa dan ikan sapu-sapu mati,” tandasnya. (rez)











