RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kelangkaan oksigen untuk kebutuhan medis di Kabupaten Bekasi, masih tejadi. Di mana, sejumlah agen atau tempat pengisian oksigen, sudah tidak ada lagi stok. Hal itu disebabkan pasokan berkurang. Walaupun begitu, ada beberapa agen yang masih punya stok oksigen medis.
Seperti di agen distributor oksigen, Jalan Jababeka III Blok C, Desa Pasirgombong, Kecamatan Cikarang Utara, terjadi antrian panjang warga yang ingin mendapatkan isi ulang oksigen medis. Sulitnya mendapatkan oksigen medis, sudah terjadi beberapa pekan terakhir.
Salah satu warga Kaliulu yang ikut mengantri, Yani (55) menuturkan, sangat sulit mendapatkan oksigen medis. Dirinya mencari oksigen untuk kebutuhan pengobatan anaknya yang mengalami gejala sesak nafas.
“Susah dapetnya, sudah nyari dari mulai Cibitung sampai Karawang, tidak ada. Kata pedagangnya belum dikirim,” ucap Yani saat ikut mengantri di agen pengisian oksigen medis, Minggu (11/7).
Tingginya permintaan oksigen medis, diakui oleh pemilik agen distribusi oksigen Sinar Pelita Sejahtera, Suhanda Halim. Dia menyampaikan, pengiriman oksigen dari distributor mulai berkurang. Bahkan, sudah sepekan terakhir ia belum mendapatkan distribusi. Padahal, dirinya sudah order sejak, Senin (5/7) lalu.
“Hari ini stok terakhir, kalau malam ini habis, maka besok sudah tidak bisa ngisi ulang. Sehari bisa sampai 50 tabung kecil. Kalau harganya tak ada kenaikan,” terang Suhanda.
Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan menjelaskan, ada beberapa perusahaan liquid oksigen maupun oksigen tabung, sudah dilakukan pengawasan, pengendalian, dan koordinasi untuk percepatan distribusi, khususnya ke rumah sakit.
Menurut dia, selain ke rumah sakit, pihaknya juga membantu kebutuhan oksigen di tiga tempat karantina terpusat, seperti Hotel Ibis Budget, Ibis Style, dan Citra Inn. Sejauh ini, Hendra menilai tidak ada kendala.
“Alhamdulilah, saat ini belum ada kendala. Kami sudah melakukan pengawasan, pengendalian, dan koordinasi untuk percepatan distribusi oksigen,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, bagi masyarakat yang melakukan isolasi mandiri (isoman) dan membutuhkan oksigen, pihaknya sudah ada tim penyuluh dari Puskesmas. Ketika ada yang membutuhkan oksigen, tim tersebut akan mendatangi rumah warga. Seperti di Cikarang Selatan, Perumahaan BCM.
“Ketika ada warga yang sesak nafas, kami datangi untuk memberikan oksigen. Satgas Covid-19 dari tingkat kecamatan sampai RT, selalu berkoordinasi. Insya Allah, hal-hal seperti itu bisa kami tanggulangi,” [ungkas Hendra. (pra)











