Cikarang

Prioritaskan Program Pemberdayaan Masyarakat

Radarbekasi.id – Pihak Kecamatan Tambun Selatan berupaya menanggulangi persoalan kemiskinan di wilayahnya. Hal itu dilakukan dengan mengarahkan semua Pemerintah Desa (Pemdes) dan kelurahan untuk memprioritaskan anggaran untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Diketahui, pihak kecamatan tidak memiliki data angka kemiskinan. Kecamatan hanya mengandalkan data BPS, dan Dinas Sosial berupa data penerima bantuan PKH dan non-PKH di Kelurahan dan Desa se-Kecamatan Tambun Selatan. Data terakhir yang tercatat yakni tahun 2018 dimana jumlah warga miskin terdapat sebanyak 2.563 jiwa.

Camat Tambun Selatan, Junaefi mengatakan, program pemberdayaan masyarakat diperlukan karena memang pembangunan fisik di wilayah setempat sudah hampir 90 persen.

”Makanya, saat ini di tahun 2020 kita kedepankan program pemberdayaan masyarakat, atau program yang langsung menyentuh, seperti pelatihan untuk masyarakat putus sekolah dan pengangguran,” katanya kepada Radar Bekasi, Senin (13/1).

Selain itu, diakui Junaefi, pihaknya juga mendorong agar desa melakukan peningkatan kesejahteraan UMKM di bidang kuliner. Yakni dengan membuka peluang agar UMKM bisa bekerja sama dengan perusahaan dalam hal penyediaan makanan.

”Saya kira itu bisa didorong agar bisa masuk ke perusahaan, moga-moga kerja sama ke sana. Dan silahkan dicek higienis dan mutunya, nanti akan dibina,” terangnya.

Terakhir, dia menambahkan, dalam Musrembang para Karang Taruna juga diajak dan didorong buat proposal untuk pemberdayakan masyarakat ke intansi, atau pihak dinas terkait dan swasta. ”Nanti dari kita bantu untuk informasinya. Yang penting mereka aktif,” pungkasnya.(cr49)

Related Articles

Back to top button