Berita UtamaMuay ThaiOlahraga

Dua Atlet Kab Bekasi Dicoret

Muay-Thai
KUALIFIKASI: Atlet Muay Thai Kabupaten Bekasi, Dias saat menjalani babak kualifikasi (BK) atau pra-PON MI di GOR TNI Cilangkap, Jakarta Timur, pertengahan Desember 2019 lalu. Dias dikabarkan dicoret dari atlet PON Jabar karena alasan usia. IST/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Dua atlet Muay Thai asal Kabupaten Bekasi, Dias dan Ramdani Londo terkena imbas perombakan atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat. Keduanya kemungkinan gagal tampil di ajang olahraga multievent tingkat nasional di Papua, Oktober 2020 nanti.

Sekretaris Umum Muay Thai Indonesia (MI) Kabupaten Bekasi, Ahmad Fauzi membenarkan adanya perombakan yang berimbas pada dua atlet peraih juara pra-PON di GOR TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (21/12) lalu.

”Pencoretan merujuk pada usia, atlet kita usianya masih belum cukup, karena dibawah 15 tahun. Saya sudah dikasih tahu sama Pengda (pengurus daerah),” ujarnya ketika ditemui Radar Bekasi di kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jalan Rawa Tembaga, Kecamatan Bekasi Selatan, Senin (24/2).

Diketahui, hasil dari praPON, tujuh atlet MI Jawa Barat berhasil meraih tiket PON. Dua atlet dari Pengcab Muay Thai Kota Bekasi, yakni Nur Saadah dan Sandi Maleong. Sedangkan untuk Muay Thai Kabupaten Bekasi, empat atlet, yakni Mohamad Romdhoni Londo, Gusti Sialana, Adisty Gralecia dan Dias.

”Dari empat dua atlet yang dicoret, Dias dan Ramdani Londo. Dias jelas karena usia, Kalau Londo masih dipertimbangkan, kita berharap tidak sampai di coret lagi. Karena kalau Londo di coret, alasannya tidak logis. Secara Raihan dia (Londo) masuk. Alasannya karena meraih juara empat saja, tapi yang dikalahkannya kan jelas unggulan daerah lain,” jelas pria yang akrab disapa Apeng itu.

Apeng menegaskan, perombakan atlet menyusul akan dihelatnya pemusatan latihan daerah (Pelatda). Pihaknya mengaku masih memantau kabar terbaru untuk keempat atletnya. ”Perombakan dilakukan menyusul akan dijalankan pemusatan latihan daerah (Pelatda) PON yang akan dijalankan dalam waktu dekat ini,” lanjutnya.

Apeng menambahkan, untuk lokasi Pelatda sendiri, Pengcab Muay Thai Indonesia (MI) Kabupaten Bekasi sudah mengusulkan untuk menjadi tuan rumah. ”Kami sudah mengajukan, untuk pelatda dilaksanakan di sini (Kabupaten Bekasi),” tukasnya.

Di lain tempat, Ketua MI Kota Bekasi, Ardianto belum mengetahui kepastian perombakan atlet PON Jawa Barat.

”Sejauh ini, saya belum mendapat kabar terkait perombakan atlet. Dan memang, belum ada berita dari Pengda MI Jawa Barat. Begitupun, dengan kapan perhelatan Pelatda PON Muay Thai. Kita masih menunggu juga,” singkatnya. (dan)

Related Articles

Back to top button