Berita UtamaPendidikan

Data Peserta Ujian Masih Bisa Berubah

Radarbekasi.id – Daftar Nominasi Tetap (DNT) peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA/SMK tahun ajaran 2020/2021 sudah ditetapkan.

Berdasarkan data yang dihimpun Radar Bekasi dari Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III, jumlah peserta UNBK SMA/SMK di wilayah Bekasi berdasarkan DNT berjumlah 71.817 siswa. Rinciannya, SMA Kota Bekasi 13.909 peserta, SMK Kota Bekasi 21.502 peserta, SMA Kabupaten Bekasi 16.067, dan SMK Kabupaten Bekasi 20.339 peserta.

Namun demikian, data tersebut masih bisa berubah. Hal ini disebabkanya karena adanya siswa yang meninggal dunia atau mengundurkan diri setelah Daftar Nominasi Sementara (DNS).

”Masih ada siswa yang belum dikeluarkan karena meninggal atau mengundurkan diri,” ujar Kepala Seksi KCD Pendidikan Wilayah III Awan Suparwana, Kamis (27/2).

”Contoh kasus saja, SMAN 3 Cikarang sekitar 20 Februari ada siswa yang kecelakaan dan meninggal dunia. Sementara DNS Januari dibagikan. Intinya memungkinkan masih ada perubahan data,” imbuhnya.

Kendati demikian, DNT telah didisribusikan ke Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/SMK di masing-masing wilayah, Selasa (25/2). Selanjutnya, setiap MKKS telah mendistribusikan DNT ke sekolah-sekolah, Rabu (26/1).

”Kami sudah memberikan DNT tersebut kepada ketua MKKS masing-masing, setelah itu didistribusikan kepada masing-masing sekolah,” ujar Awan.

Diketahui, jadwal UNBK tingkat SMK dilaksanakan 16-19 Maret 2020. Sedangkan tingkat SMA/MA dilaksanakan 30-2 April 2020. Awan mengungkapkan, sekolah sudah melakukan berbagai persiapan jauh-jauh hari.

”Tentunya berbagai persiapan sudah kita laksanakan seperti gladi bersih. Hal tersebut dilaksanakan untuk mengecek kesiapan siswa, mekanisme pelaksanaan juga server yang akan digunakan pada saat UNBK berlangsung nanti,” katanya.

Ia menghimbau, pihak sekolah dapat memberikan kembali pendalaman materi. Selain itu, dapat mengamankan sarana dan prasarana penunjang UNBK.
”Hanya tinggal memantapkan siswa dengan penambahan materi oleh masing-masing sekolah. Bukan hanya sarana prasananya,” pungkasnya.

Ketua MKKS SMA Kota Bekasi Ekowati mengungkapkan, bahwa DNT sudah didistribusikan sesuai dengan sub rayon di masing-masing sekolah, belum lama ini.

”Kami pihak MKKS sudah mendistribusikan DNT kepada masing-masing sekolah, sesuai dengan arahan yang diberikan oleh pihak KCD,” ujar kepala SMAN 2 Kota Bekasi ini.

Hal senada disampaikan oleh Ekowati. Menurutnya, pihak sekolah bisa memberikan pendalaman materi kepada siswa tentang soal-soal yang keluar saat simulasi.

”Lebih kepada pendalaman materi saja, karena hal tersebut yang memang selayaknya dilakukan oleh masing-masing sekolah. Siswa dalam hal ini harus siap baik materi juga mentalnya,” tukasnya.

Ketua MKKS SMK Kota Bekasi Boan mengaku, DNT juga sudah diberikan kepada masing-masing sekolah. ”Sudah sehari setelah diberikannya DNT kita langsung distribusikan kepada masing-masing sekolah,” ujar Boan.
Boan mengungkapkan, setiap sekolah memiliki cara masing-masing dalam mempersiapkan ujian. Menurutnya, soal pada simulasi penting dibahas kembali bersama siswa.

”Soal-soal simulasi yang sudah dilaksanakan juga penting untuk diulas kembali, karena beberapa soal UNBK saat ini bersifat Higher Order Thinking Skills (HOTS),” pungkasnya. (dew)

Related Articles

Back to top button