Berita UtamaOlahraga

Atlet Pelatcab ”Dirumahkan”

Radarbekasi.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) daerah diantaranya Kota dan Kabupaten Bekasi menginstruksikan atlet mereka untuk menjalankan latihan mandiri di rumah, menyusul mewabahnya virus Corona (Covid-19).

”Kepada seluruh ketua umum pengcab cabor, pelatih dan persiapan Porda XIV Jawa Barat untuk melaksanakan kegiatan latihan secara mandiri di rumahnya masing-masing dengan petunjuk program yang diberikan oleh para pelatih, mulai tanggal 16 sampai dengan 30 Maret 2020,” tulis surat edaran yang ditandatangani Ketua KONI Kota Bekasi Abdul Rosyad Irwan.

Kondisi itu juga dilakukan KONI Kabupaten Bekasi. Pasalnya, imbauan tersebut juga merujuk pada instruksi KONI Jawa Barat dan pemerintah pusat serta daerah.

”Kita sudah terima surat pemberitahuan dari KONI Jawa Barat, mengenai penghentian latihan atlet pelatcab (pemusatan latihan cabang). Hal ini menyusul wabah Covid-19 atau virus Corona terus meluas di tanah air. Kita juga sudah mengimbau seluruh pengurus cabang olahraga (Cabor) untuk melakukan aktivitas latihan di rumah,” ujar Ketua Umum KONI Kabupaten Bekasi, Reza Lutfi, Kamis (19/3).

Meski begitu, kata dia, pemberlakuan latihan di rumah sendiri ditekankan pada atlet tertentu. Karena, ada beberapa cabang yang tidak bisa menjalankan latihan di rumah.

”Kecuali olahraga yang tidak bisa latihan di rumah maka diperkenankan latihan di venue, tetapi dengan syarat tidak dibuka untuk umum hanya untuk latihan atlet dengan memperhatikan standar kesehatannya, itupun dengan pengawasan pelatih,” lanjutnya.

Diketahui, kata dia, saat ini World Health Organization (WHO) sudah mengubah status virus Corona dari Public Health Emergency of International Concern menjadi Pandemi. Terlebih, hingga saat ini angka yang terdampak virus Corona di Indonesia termasuk Jawa Barat terus meningkat.

”Latihan atlet, sebenarnya tetap berjalan hanya saja merujuk pada program yang diberikan oleh para pelatih, dan laporan latihan langsung disampaikan pada pelatih melalui WhatsApp, kecuali yang menjalankan latihan khusus dengan pengawasan dari pelatih langsung, dan dengan pembatasan dan tidak dibuka umum. Tahapan ini akan terus dilakukan sampai batas waktu aman di umumkan oleh pihak Jawa Barat,” jelasnya.

Menurutnya, pelatih memiliki ukuran tersendiri. Sehingga meski sejumlah atlet ’dirumahkan’ tidak menurunkan performa atlet. Khususnya pada atlet yang tengah dipersiapkan menuju pra-Pekan Olaharaga Daerah (Porda) Jawa Barat 2021.

”Sementara, sejumlah fasilitas latihan baik yang berada di Stadion Wibawamukti (WBM) maupun fasilitas olahraga lain yang berada di lingkungan KONI Kabupaten Bekasi sudah di batasi. Kita akan terus memantau, apabila memang ada latihan yang dijalankan sejumlah Cabang,” bebernya.

Reza–sapaan akrabnya–memastikan, ditengah wabah virus Corona yang saat ini ramai diberitakan, bahwa para atlet masih konsisten untuk menjaga daya tahan tubuh dan menjalankan latihan individu.

”Latihan individu yang terprogram, akan di evaluasi nanti setelah selesai masa nonaktif ini. Karena saat ini komitmen dengan cabor untuk bisa meraih juara umum masih tetap konsisten,” tegasnya.

Lanjut Reza sebanyak 60 atlet Kabupaten Bekasi diakuinya tengah fokus menghadapi PON Papua 2020 membela Jawa Barat. Diharapkan adanya wabah ini tidak mengganggu raihan target Jawa Barat. (dan)

Tags
Close