Cikarang

KTP-El Diantar Langsung ke Rumah Warga

TANDATANGAN MOU: Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja )kanan) menandatangani MoU dengan PT Pos untuk layan antar administrasi kependudukan di Kabuoaten Bekasi. ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mulai mengimplementasikan pelayanan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) langsung diantar ke rumah warga.

Hal tersebut menyusul adanya komitmen Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja dalam memberi pelayanan kepada publik dengan cepat. Pengantaran ini juga didukung adanya kerjasama Pemkab Bekasi dengan PT Pos Indonesia yang akan mendistribusikan KTP-El ke rumah warga.

“Pemkab Bekasi telah menandatangani kerjasama dengan PT Pos Indonesia dalam rangka program layan antar. Melalui kantor pos, kami akan mengantar semua dokumen kependudukan ke warga,” ujar Eka usai menandatangi MoU Program Layan Antar Dokumen Administrasi Kependudukan (Adminduk), di ruang kerja-nya, belum lama ini.

Eka Berharap, dengan adanya kebijakan ini, administrasi kependudukan masyarakat Kabupaten Bekasi dapat terlayani dengan baik. Melalui inovasi layanan kependudukan yang baik, ia memastikan, bahwa program layan antar dokumen Adminduk akan berjalan lebih baik.

“Bukan hanya KTP-El saja, tapi dokumen-dokumen lain terkait kependudukan lain juga akan lansgung diantar ke rumah. Mulai hari ini, (Senin, Red), sudah dilakukan pendistribusian KTP-El bagi masyarakat yang sudah melakukan perekaman,” terang Eka.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi, Hudaya menyampaikan, sebanyak 132.000 KTP-El siap untuk didistribusikan kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, warga yang akan menerima KTP-El termasuk yang sebelumnya sudah memiliki Surat Keterangan (Suket).

“Kan ada masyarakat yang satu tahun KTP-El nya belum jadi. Maka dengan adanya program ini, seluruh-nya kami kirim lewat pos. Sebagian sudah diambil oleh petugas PT Pos, dan siap didistribusikan,” terang Hudaya.

Ditambahkan Hudaya, seluruh pengiriman gratis tanpa dipungut biaya. Menurutnya, hal itu dapat mengurangi layanan tatap muka dan menghindari tindakan percaloan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Untuk selanjut-nya, masyarakat diberi pilihan. Jadi pada saat datang ke Disdukcapil untuk mengurus akta kelahiran misalnya, nanti di formulir-nya ada pilihan, mau dikirim atau mau diambil. Kalau dikirim lewat pos, ini semua gratis. Jadi bagi masyarakat yang punya waktu terbatas, tunggu saja di rumah,” imbuh Hudaya.

Dia juga menegaskan, kedepan-nya, disetiap kecamatan juga dapat melakukan pencetakan KTP-El. Kebutuhan blangko juga terus diupayakan untuk memenuhi pencetakan KTP-El.

“InsyaAllah kedepan, setelah program ini selesai semua, masyarakat bisa datang ke kecamatan untuk mengurus KTP-El. Sehingga pulang-nya tidak membawa Suket lagi, tapi sudah membawa KTP-El,” tegas Hidaya. (and/adv)

Related Articles

Back to top button