Cikarang

Siapkan Dapur Umum dan Wifi untuk ODP

Kepala Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Rohim Sutisna

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dinas Komunikasi Informatika Persandian Dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekas mengajukan anggaran sebesar Rp 230 juta untuk pemasangan wifi bagi masyarakat yang menjalani masa karantina untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP).

”Ini kan sifatnya anggaran tanpa perencanaan untuk membantu penanganan bagai masyarakat yang ODP Covid-19. Dan kami mengajukan Rp 230 juta untuk dua lokasi, yakni untuk Bapelkes RI Lemah Abang, dan Gedung Kihajar Dewantara Jababeka,” ujar Kepala Diskominfosantik, Rohim Sutisna, Minggu (12/4).

Ia menjelaskan, pemasangan wifi tersebut merupakan dari hasi rapat koordinasi bersama tim gugus percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bekasi.

Sebab kata dia, masa karantina selama 14 hari bagi ODP, merupakan waktu yang cukup lama. Oleh sebab itu, perlu diberikan semangat bagi para ODP dengan cara menyediakan wifi, sehingga mereka bisa mengakses berbagai hiburan.

Lanjut Rohim, dalam penyediaan wifi di tempat karantina para ODP tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi juga bekerjasama dengan pihak swasta.

”Untuk di Bapelkes, fasilitas wifi sudah siap digunakan, dan rencananya ada 50 ODP yang akan menempati lokasi tersebut. Sedangkan untuk di Gedung Kihajardewantara, akan ditempati 100 ODP,” ucap Rohim.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Abdul Majid menambahkan, pihaknya juga menyiapkan dapur umum sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Khususnya bagi warga yang masuk ODP. Sebab untuk warga yang tercantum sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta positif Covid-19, proses penyembuhan-nya merupakan tugas dari pihak rumah sakit.

”Jadi, kami akan membangunan dapur umum untuk warga yang masuk kategori ODP,” terang Majid. (and)

Related Articles

Back to top button