BekasiBisnisBUMN

Kantor Wilayah BRI Jakarta 2 Bagikan 300 Paket Sembako ke Pemulung Bantargebang


SERAHKAN BANTUAN: Wakil Pemimpin Wilayah Operasional BRI Jakarta 2 M. Yassir (kiri), menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada Kepala Sekolah Alam Mulia Hamsiyati (tengah) di Sekolah Alam Mulia, Jumat (24/4). Foto: Eko Iskandar

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kantor Wilayah BRI Jakarta 2 melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli membagikan 300 paket sembako kepada pemulung di sekitar Sekolah Alam Tunas Mulia Bantargebang Kota Bekasi dalam rangka membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.

Paket sembako secara simbolis diserahkan oleh Wakil Pemimpin Wilayah Operasional BRI Jakarta 2 M. Yassir kepada Kepala Sekolah Alam Mulia Hamsiyati di Sekolah Alam Mulia, Jumat (24/4). Selanjutnya paket sembako diberikan kepada masing-masing pemulung.

Dalam pelaksanaan penyaluran bantuan, BRI dan setiap pihak yang terkait tetap menerapkan prosedur kesehatan untuk tetap menjaga kesehatan masyarakat, dan mendukung anjuran pemerintah perihal social/physical distancing (jaga jarak).

Dalam kesempatan itu, M. Yassir menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah dari rangkaian pembagian 13.100 paket sembako yang telah dan sedang dibagikan melalui agen Brilink diseluruh wilayah Kanwil BRI Jakarta 2. Yakni meliputi Jakarta Selatan, Depok, Bogor, Bekasi, Karawang dan Cikampek.

“Selain pembagian paket sembako Kanwil BRI Jakarta 2 juga memberikan bantuan dalam bentuk masker, hand sanitizer, APD, semprot disinfektan serta wastafel portable untuk membantu pencegahan dan penanganan Covid-19,” jelas M. Yassir, dalam kesempatan tersebut.

Menurutnya, terdapat sebanyak 42.957 masker yang disalurkan untuk para pedagang pasar dan 192 wastafel portable yang tersebar di seluruh wilayah Kanwil Jakarta 2. Sedangkan APD diberikan kepada beberapa rumah sakit dan puskesmas, serta penyemprotan disinfektan di beberapa wilayah kecamatan.

“Kegiatan CSR BRI Peduli ini sebagai bentuk peran aktif BRI dalam membantu pencegahan Covid-19 melalui berbagai jenis penyaluran bantuan baik untuk tenaga medis, pelaku UMKM dan masyarakat umum,” tukasnya.

Sementara, Hamsiyati mengatakan, pandemi Covid-19 telah membuat para pemulung kesulitan mendapatkan penghasilan dari penjualan sampah ke pengepul.

“Kondisi sekarang udah mengap-mengap, karena mereka cari masukan dari sampah. Sementara sampah sekarang susah dijual, kalaupun laku harganya rendah,” ujarnya.

Ia mengucapkan terima kasih atas kepedulian BRI sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kepada masyarakat sekitar. Dengan adanya bantuan ini, Hamsiyati berharap penerima bantuan bisa fokus menjalankan ibadah puasa Ramadan.

“Mudah-mudahan mereka bisa konsentrasi untuk ibadah puasa Ramadan,” pungkasnya. (Adv)

Related Articles

Back to top button