Berita UtamaHiburan

Close To Breathe Perkenalkan Video Klip Terbaru Lagu ‘Takkan Kembali’

Close-To-Breathe
VIDEO KLIP: Close To Breathe memperkenalkan video klip terbaru lagu berjudul ‘Takkan Kembali’. IST/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Close To Breathe memperkenalkan video klip terbaru lagu berjudul ‘Takkan Kembali’. Karya dari grup band asal Bekasi ini diharapkan bisa dinikmati oleh pecinta musik Tanah Air, khususnya genre alternative rock atau pop punk.

Dalam karya ini, grup band yang digawangi oleh Guntur ini menggandeng salah satu musisi asal Bandung. Mereka berkolaborasi dengan vokalis Stand Here Alone, Mbenk karena kecocokan dari karakter suaranya.

Video klip berdurasi 4 menit 45 detik itu mengambil gambar beberapa area di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi. Prosesnya cukup singkat, hanya menghabiskan waktu dalam satu hari.

Guntur mengungkapkan, lagu ‘Takkan Kembali’ rilis pada Januari 2020. Dan video klipnya rilis pada Februari 2020. Kini, sudah bisa dinikmati di kanal youtube maupun akun resmi sosial media dari Close To Breathe. Selain itu, tersedia di berbagai layanan streaming musik seperti Spotify, Ituner, Joox, Deezer dan lainnya. Pria yang sibuk di wirausaha ini mengungkapkan tema dari lagu tersebut.

“Lagu ‘Takkan Kembali’ ini tentang cinta, komitmen sebuah hubungan. Dalam suatu hubungan dibutuhkan komitmen pasangan agar bisa langgeng. Kalau salah satunya enggak komitmen, bisa merusak,” ungkap pria yang genap berusia 31 tahun pada November 2020 mendatang ini.

Lagu ‘Takkan Kembali’ merupakan kelanjutan dari karya sebelumnya berjudul ‘Remukan Harapan’. Setiap lirik lagu dibuat ‘berat’ untuk menunjukan kualitas suatu karya. Guntur mengaku, dirinya bersama personel lain cukup serius untuk membesarkan Close To Breathe.

“Seperti lagu, makanya gue pake kata ‘Remukan Harapan’, ‘Takkan Kembali’, ini lebih branding diri bahwa kita bikin lagu liriknya enggak ada yang asal,” kata penggemar ADA Band ini.

Perjalanan Singkat Band

Guntur mengungkapkan, grup bandnya berdiri pada 24 Agustus 2007. Ketika itu, hanya main biasa di komunitas maupun kafe dengan membawakan lagu milik orang lain.

Semula, grup bandnya bernama ‘Close’. Namun pada 2010, berubah nama menjadi ‘Close To Breathe’.

“Dulu gue sama temen-temen kalau latihan itu selalu tutup (studionya), ‘Close’, karena malem datengnya. Yaudah itu buat nama band aja. Terus jadi ‘Close To Breathe’, karena seneng musik Angles & Airwaves,” tuturnya.

Namun, setelah tak lama mengganti nama grup band, Guntur memutuskan untuk break dari kegiatan musik. Ia memutuskan untuk fokus membesarkan bisnisnya di bidang manufacturing.

Pada 2016, kembali aktif dan langsung demo track ulang lagu ‘Remukan Harapan’. Dan berlanjut pada 2018 hingga 2020 membuat dua video klip lagu ‘Remukan Harapan’ dan ‘Takkan Kembali’.

Seperti grup band pada umumnya, ‘Close To Breathe’ beberapa kali bongkar pasang personel, khususnya posisi drum. Dengan personel yang sekarang, Guntur optimis grup bandnya bisa dikenal oleh masyarakat luas melalui karya yang dihasilkan.

Pesan Manager

Manager Close To Breathe, Joker berpesan agar para personel disiplin waktu untuk latihan maupun manggung. Meski para personel merupakan pengusaha dan pekerja, sebisa mungkin menyisihkan waktu untuk band.

“Kita disini pekerja, pebisnis, jadi terkadang waktunya susah juga. Setidaknya kalau sudah (memutuskan,Red) mau fokus naikin band ini harus berkomitem menyisihkan waktu. Kalau pengin maju, hayuk,” ungkapnya.

Lebih lanjut Joker mengungkapkan, fokus dari Close To Breathe saat ini agar bisa dikenal oleh banyak orang. Masalah besaran bayaran dari manggung hal kesekian. “Fokus lebih dikenal. Sekarang gimana mau dapat bayaran besar kalau orang nggak kenal. Lu siapa?,” tukasnya. (oke/pms)

Tags
Close