BekasiBerita UtamaCikarang

Ratusan Pedagang dan Pengunjung SGC Jalani Rapid Test

RAPID TEST: Seorang pengunjung sedang dilakukan rapid test di Sentra Grosir Cikarang, Kabupaten Bekasi, Selasa (23/6). Sebanyak 200 warga yang terdiri dari pengunjung dan pedagang mengikuti rapid test massal. ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Polres Metro Bekasi melakukan rapid test kepada sejumlah pengunjung maupun pedagang (tenant) yang ada di pusat perbelanjaan Sentral Grosir Cikarang (SGC). Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati hari Bhayangkara, sekaligus mencegah penyebaran wabah Covid-19 yang merebak di Kabupaten Bekasi.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memutus mata rantai Covid-19 di Kabupaten Bekasi. Satu persatu pengunjung dan pedagang dicek suhu tubuhnya, kemudian dilakukan rapid test secara bergantian.

“Dalam rapid test ini, kami menargetkan ratusan pengunjung SGC dan pedagang di Pasar Cikarang,” ujar Hendra saat dihubungi Radar Bekasi, Selasa (23/6).

Kata dia, hasil rapid test sudah bisa diketahui dalam beberapa menit. Kegiatan ini merupakan pelaksanaan kedua kalinya. Sebelumnya rapid test dilakukan kepada para pedagang dan pengunjung di Pasar Roxy yang berada di Kawasan Jababeka.

“Rapid test yang kami lakukan ini sudah yang kedua. Alhamdulillah, dari ratusan warga yang melakukan rapid test semuanya negatif dan terbebas dari virus Covid-19,” terangnya.

Sementara itu, Deputy Bulding Manager Sentra Grosir Cikarang (SGC), Ridwan Arifin mengakui, kegiatan rapid test ini mendapat sambutan antusias dari para pedagang, pengunjung, termasuk karyawan. Bahkan, orang yang melintas banyak turut serta melakukan rapid test.

“Kami mengumpulkan para tenant yang ada di SGC, termasuk karyawan. Bahkan ada orang yang lewat ikut melakukan rapid test. Antusiasnya sangat bagus sampai stok 100 yang disiapkan kurang,” ucap Ridwan.

Ditambahkannya, sampai saat ini pihak SGC masih terus menerapkan protokol kesehatan. Bahkan untuk sekarang, Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah memperbolehkan tenant untuk berjualan makanan di SGC, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Sejauh ini, kami masih ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. Dan Pemkab Bekasi sudah mengizinkan pedagang makanan buka, dengan kapasitas 50 persen, termasuk diperbolehkan makan di tempat,” pungkas Ridwan. (pra)

Related Articles

Back to top button