Metropolis

Andalkan Tiga Sektor Pendapatan, Kejar Target Rp 518,3 M

Tantangan Disparbud Gaet PAD di Tengah Pandemi Covid-19

RESTORAN: Petugas restoran pusat perbelanjaan di Kota Bekasi mulai menerapkan protokol kesehatan. Pajak restoran menjadi salah satu andalan peningkatan PAD. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pandemi Covid-19 memukul sejumlah sumber penghasilan baik swasta maupun pemerintah. Tatanan kehidupan baru atau new normal menjadi momentum menggeliatkan kembali perekonomian. Hal itu juga yang diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor Pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi, Tedi Hafni menerangkan hingga Juni 2020, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi baru mencapai 41 persen dari target yang dicanangkan.

”Kita awal Januari ini sampai awal Juni PAD masih 41 persen dari target. Ini dari tiga kategori tempat wisata yaitu hotel, tempat hiburan kemudian juga tempat makan,” kata Tedi saat dikonfirmasi, Senin (29/6).

Diketahui target PAD dari tiga kategori pada 2020 ini mencapai Rp 518,3 miliar. Menurutnya, pendapatan yang terbesar pada kategori restoran, kemudian hiburan dan selanjutnya jasa perhotelan.

“Paling besar sektor rumah makan, mudahan-mudahan ini bisa tercapai kedepan semakin berkembang lagi usaha-usaha yang dilakukan masyarakat,” jelas Tedi.

Selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bekasi, sejumlah sektor usaha harus ditutup guna menghindari penyebaran Covid-19 yang semakin meluas di Kota Bekasi.

Pada Jumat 5 Juni, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mulai menerapkan PSBB Proposional menjelang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau new normal.

Secara bertahap, Pemkot Bekasi mengizinkan sejumlah sektor usaha melakukan aktivitas ekonominya baik di pusat perbelanjaan atau mal maupun di lokasi-lokasi yang ada.

Dia menjelaskan, saat ini Pemkot Bekasi tengah memperbaiki Perekonomiannya. Khusus, pada sektor restoran, tempat hiburan dan perhotelan mulai berangsur naik.

“Kemarin kan saya dapat informasi hotel sudah naik 20 sampai 25 persen, kita berharap ke depan, Juli kesana akan terus meningkat lagi,” ucapnya.

Tedi optimis, target PAD pada 2020 di Kota Bekasi dapat tercapai. Meski pada kenyataannya sulit untuk di dapatkan.

“Tapi kita tentunya sebagai aparatur kita harus optimis, walaupun berat target itu, mudah-mudahan ada perbaikan untuk bisa tercapai,” tutupnya.(dil/pjk)

Close