Bekasi

Kasus Positif Covid-19 Karyawan Unilever Bertambah

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Angka kasus terkonfirmasi positif di PT Unilever Savoury Factory Kabupaten Bekasi melonjak. Selain 21 karyawan, sebanyak 15 anggota keluarga karyawannya pun turut terinfeksi Covid-19. Demikian ditegaskan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah.

Kata Alamsyah, penambahan kasus ini dilakukan setelah pihaknya melakukan swab test ke seluruh pihak yang melakukan kontak langsung dengan karyawan yang terinfeksi Covid-19. “Ada 21 karyawan yang positif, kemudian anggota keluarga dari karyawan itu kami lakukan swab dan ditemukan ada 15 orang yang positif. Jadi totalnya ada 36 kasus,” paparnya, Minggu (5/7).

Dia memastikan, karyawan yang terkonfirmasi positif kini di diisolasi di empat rumah sakit rujukan dan ada juga yang diisolasi mandiri. Selanjutnya, Gugus Tugas bekerja sama dengan pihak perusahaan terus melacak kemungkinan penyebaran Covid-19. Total lebih dari 500 orang telah diperiksa melalui swab, baik karyawan, keluarga hingga tetangga.

“Tracking sudah sampai di keluarga, sudah sampai di tetangga di sekitar tempat tinggal karyawannya. Rinciannya ada 265 karyawan yang kami periksa, kemudian lebih dari 200 orang lainnya yang sempat melakukan kontak yang juga dites. Semuanya dilakukan swab test,” ucapnya sembari menambahkan, Pemkab Bekasi juga telah menghentikan sementara operasional pabrik sejak ditemukan kasus Covid-19 di pabrik tersebut, sejak Jumat (26/6) lalu.

Kendati demikian dia mengaku, pihaknya belum menemukan penyebab awal beredarnya Covid-19 pada klaster Unilever. “Tracking belum mengerucut dari pasien pertama dari mana. Gugus tugas dengan perusahaan masih mendalami bukan mereka-reka. Untuk mengetahui awal mata rantainya, dari pasien 01 masih belum terang,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, klaster ini ditemukan setelah pihak perusahaan melakukan swab test terhadap beberapa karyawan yang mengalami gejala mirip Covid-19. Tes pertama dilakukan pada 24 Juni lalu yang hasilnya 7 dari 10 karyawan yang dites dinyatakan positif Covid-19.

Tes kemudian diperluas hingga mereka yang terkonfirmasi positif bertambah menjadi total 21 orang. Keseluruhannya merupakan karyawan PT Unilever Tbk khusus tea based beverage (TBB) atau pabrik minuman teh. Selain positif, terdapat pula 30 orang dengan pengawasan yang kini di isolasi di Kompleks Ki Hajar Dewantara. (pra)

 

RALAT

Pada paragraf terakhir tertulis “Isolasi di Student Center President University”. Tempat yang digunakan untuk isolasi orang dengan pengawasan yang benar adalah “Kompleks Ki Hajar Dewantara”, bukan “Student Center President University”. Demikian ralat kami sampaikan. Mohon maaf atas kekeliruan dan terima kasih koreksinya. (redaksi)

Related Articles

Back to top button