Berita UtamaPendidikan

Server Aplikasi Dapodik Lemot

VERVAL: Operator SDN Jatiasih IV Kota Bekasi saat melakukan verval data nomor HP siswa ke Dapodik.Dewi Wardah Radar Bekasi
VERVAL: Operator SDN Jatiasih IV Kota Bekasi saat melakukan verval data nomor HP siswa ke Dapodik.Dewi Wardah Radar Bekasi

RADARBEKASI.ID – Server aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) lemot. Akibatnya, operator sekolah terkendala saat melakukan verifikasi dan validasi (verval) data nomor handphone (HP) siswa untuk mendapatkan bantuan kuota internet dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Operator SDN Jatiasih IV Kota Bekasi Surya mengatakan, lemotnya server menjadi salah satu kendala yang dialaminya saat verval. Hingga pada tenggat waktu berakhir, proses ini tak bisa dilakukan secara menyeluruh.

“Servernya lemot banget, mungkin karena seluruh Indonesia menggunakan server yang sama. Proses vervalnya jadi terkendala, sehingga masih ada siswa yang belum terverifikasi datanya,” ungkap Surya, kepada Radar Bekasi, Rabu (16/9).

Hingga kini, 21 dari 450 data nomor HP siswa di SD Jatiasih IV belum verval. Menurutnya, perpanjangan waktu input data diperlukan agar seluruh data bisa masuk.

“21 siswa masih belum bisa verifikasi dengan keterangan nomor belum aktif. Ini yang sedang kami perbaiki dan coba konfirmasi ke orangtua, setelah dikonfirmasi nomornya sudah aktif, berarti memang servernya yang belum menerima,” tandasnya.

Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Bantargebang Sakri mengatakan, hampir seluruh sekolah sudah menyelesaikan input data. Kini sedang melakukan verval, namun operator terkendala kesulitan login ke aplikasi.

“Penginputan sudah semua, tapi proses vervalnya emang agak sulit karena server yang lemot sehingga susah masuk,” ujar Sakri.

Kondisi tersebut mengakibatkan baru sebagian sekolah yang berhasil menyelesaikan verval. Lainnya, sampai dengan saat ini masih melakukan sinkronisasi data.

“Rata-rata baru sebagian saja yang sudah berhasil melakukan verval, masih ada beberapa yang gagal karena lemotnya server,” katanya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua K3S Kecamatan Jatiasih Misan. Menurutnya, sebagian sekolah terkendala verval karena server yang lambat. Ia berharap, jika tidak bisa diselsaikan tepat waktu pihaknya berharap proses ini dapat diperpanjang.

“Kita berharap tepat waktu, namun jika tidak bisa dilakukan tepat waktu maka besar harapan kami bisa diperpanjang agar semua siswa terverifikasi dan mendapatkan bantuan tersebut,” ungkapnya.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi Yopik Roliyah mengatakan, pihaknya belum mengetahui dan mendapatkan informasi lebih lanjut terkait perpanjangan waktu verval.

“Kita Disdik belum mengetahui akan diperpanjang atau tidak, karena semua keputusannya ada di Kemendikbud,” tegasnya. Menurutnya, masing-masing sekolah tingkat SD dan SMP terdapat satu operator yang bertugas melakukan pengisian data. (dew)

Related Articles

Back to top button