Bekasi

Hati-hati Jalan Joyomartono Depan BTC Satu Arah

RADARBEKASI.ID, BEKASI- Warga Kota Bekasi yang biasa melintas di Jalan raya Joyomartono, Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur, terutama yang masih berada di luar kota saat ini ruas jalan di lokasi di tutup untuk sementara waktu, karena lagi dalam perbaikan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, penutupan jalan itu dilakukan mulai dari perempatan Lampu Merah Tol Timur menuju ke arah Bulak Kapal. Adapun imbas penutupan jalan itu, maka kendaraan terpaksa dialihkan ke Jalan Chairil Anwar atau jalan di Kalimalang, Kabupaten Bekasi.

Sementara itu, untuk kendaraan dari arah Bulak Kapal menuju Tol Timur masih dipersilakan melintas di jalan tersebut. Saat dikonfirmasi terkait hal itu, Kasie Pengendalian Lalu lintas Dishub Kota Bekasi, Bambang mengatakan, penutupan ruas jalan di lokasi itu bersifat tentatif karena tergantung masa umur beton.

“Tapi diperkirakan 32 hari, karena perbaikan jalan dilakukan di kedua arahnya. Jadi, saat ini pekerjaannya di awali untuk jalur yang ke arah Tol Timur dulu, setelah itu selesai jalur sebaliknya dikerjakan,” katanya saat dihubungi Radar Bekasi, hari ini.

Menurutnya, pengalihan lalulintas di jalan itu akan dilakukan bergantian. Artinya, ketika saat ini hanya dilalui kendaraan dari Bulak Kapal ke Tol Timur, maka berselang dua minggu yang boleh melintas kendaraan dari arah Tol Timur menuju Bulak Kapal.

“Jadi, untuk saat ini selama 16 hari kedepan penutupan dari Tol Timur ke Bulan kapal, tapi sebaliknya 16 hari berikutnya kita tutup ruas jalan dari Bulak Kapal ke Tol Timur. Akan tetapi, waktunya tentatif sih karena tergantung masa umur beton mas,” jelasnya.

Lebih jauh, diakui Bambang, selain ruas jalan tersebut masih ada tiga ruas lain yang dilakukan hal serupa, antara lain jalan raya Caman atau Jalan Kalimalang, Simpang kodau, dan Jalan Ganda Agung. Adapun dari setiap jalan itu masing-masing berbeda waktu pengerjaannya.

“Jadi, setiap ruas jalan itu waktunya beda-beda. Yang jelas kalau waktu selesai tentatif, karena tergantung dari masa umur beton om. Dan itu setahu saya, ada yang 26 hari dan 14 hari. Tapi, untuk Jalan Caman selama dua bulan,” tutupnya. (mhf)

Back to top button