Berita UtamaPendidikan

Sekolah Siap Dibuka Kembali

SMPN-2-Kota-Bekasi
ILUSTRASI: Sejumlah siswa saat mengikuti simulasi pembelajaran tatap muka di SMPN 2 Kota Bekasi. Sekolah di Kota Bekasi siap dibuka kembali. Raiza Septianto/Radar Bekasi

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sekolah di Kota Bekasi siap dibuka kembali. Dinas Pendidikan (Disdik) setempat terlebih dahulu akan mengecek kesiapan protokol kesehatan satuan pendidikan sebelum mengizinkan pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi Yopik Roliyah mengatakan, pihaknya sedang merumuskan pembukaan sekolah di masa adaptasi kebiasaan baru.

“Saat ini kita sedang merumuskan dan menjadi pembahasan khusus Disdik,” ujar Yopik, kepada Radar Bekasi, Senin (9/11).

Disdik akan kembali melakukan pengecekan infrastruktur sesuai protokol kesehatan pada satuan pendidikan. Hal itu dilakukan guna memastikan kesiapan sekolah. “Kita sedang menyiapkan kembali pengecekan sekolah terkait infrastrukturnya. Agar setelah diambil keputusan, sekolah memang sudah benar-benar siap,” katanya.

Pengecekan itu penting dilakukan demi kesehatan dan keselamatan pendidik dan peserta didik saat sekolah kembali dibuka. Ia menegaskan, Disdik tak ingin salah langkah dalam mengambil keputusan.

“Meskipun Kota Bekasi sudah dinyatakan aman, tapi sekolah juga harus benar-benar siap dalam menyiapkan infrastrukurnya. Jadi kita sedang merumuskan itu,” tegasnya.

Disdik belum dapat memastikan rencana pembukaan kembali sekolah tersebut. Yopik menegaskan, saat ini yang terpenting dilakukan ialah memastikan kesiapan sekolah.

“Kami belum bisa jawab untuk pertanyaan ini. Jadi yang kita lakukan saat ini ya pengecekan kembali infrastruktur dan kesiapan-kesiapan sekolah lainnya,” tandasnya.

Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Jatiasih Sugeng Susanto mengatakan, sekolah siap untuk kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka jika sudah diputuskan oleh Disdik. Namun, kata dia, dalam hal ini bukan hanya sekolah yang harus disiapkan, namun kepercayaan orangtua siswa juga harus dibangun.

“Kalo sekolah ready. Tapi kan bukan hanya sekolah saja yang dikaitkan, tapi ada perangkat lainnya seperti orangtua dan siswanya itu sendiri,” ucapnya.

Ia menyampaikan, SD di Jatiasih secara infrastruktur belum siap 100 persen. Sekolah sampai saat ini baru menyiapkan seperti tempat cuci tangan, dan alat pengecek suhu.

“Tapi kalo untuk melengkapi protokol kesehatan secara penuh saya rasa belum. Karena salah satunya adalah rapid test harus dilakukan dan saat ini kita belum melakukannya,” jelasnya.

Humas Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kota Bekasi Mukti mengatakan, segala sesuatu untuk kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah secara bertahap sudah dilakukan.

“Kita sudah siapkan secara bertahap, terkait protokol kesehatannya,” ujarnya.

Menurutnya, jika pemerintah sudah memutuskan bahwa Kota Bekasi siap untuk kembali membuka sekolah, maka menjadi tugas bersama untuk bisa memastikan kesiapan protokol kesehatan yang memadai.

“Kita mendukung apa yang menjadi program pemerintah. Jika memang dinyatakan siap, maka kita harus bekerja sama untuk memastikan bahwa kesiapan protokol kesehatan harus benar-benar terpenuhi dengan baik,” tukasnya. (dew)

Back to top button