Bekasi

Menteri Pantau Panen Udang di Muaragembong

PRA/RADAR BEKASI
PANEN UDANG: Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, bersama Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, saat memberikan sambutan pada acara panen udang di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, kemarin.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, bersama Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, mendatangi tambak udang yang berada di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Selasa (17/11). Kedatangannya, untuk menyaksikan panen udang di Muaragembong.

“Kita sama-sama menyaksikan, menengok, langsung panen awal tambak udang di Muaragembong,” ujar Edhy Prabowo, usai mengikuti proses panen udang.

Menurutnya, Presiden RI Joko Widodo, sudah dua kali mendatangi tambak udang yang berada di Muaragembong. Dalam hal ini dia mengaku, Presiden meminta dirinya agar bisa mendorong tambak yang berada di Muaragembong ini bisa produktif.

Dia menegaskan, pada panen kali ini setiap kolam seluas 1.000 meter persegi menghasilkan 4 ton udang. Artinya lanjutnya, satu hektar kolam setiap panen bisa menghasilkan 40 ton udang. Sehingga budidaya udang ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Ini fakta, bukan hanya sekadar cerita. Kita semakin yakin, untuk membangun ekonomi masyarakat. Dalam waktu singkat, untuk menjadi kaya itu bukan sekedar mimpi, kalau lahan-lahan itu diproduksikan tambak udang,” jelasnya.

Dia mengaku, akan membangun dan memenuhi kebutuhan petani tambak udang. Bahkan rencananya, pada 2021 akan mengirimkan bantuan tiga unit alat berat excavator. ”Kami akan terus membangun, membela, apa pun yang mereka butuhkan. Tahun depan kita akan kirimkan bantuan excavator,” ucapnya.

Kemudian, dari kehutanan akan meninjaukan lahannya, memberikan izin pembangunan disektor lahannya. Lalu dari Kelautan dan Perikanan, memberikan bantuan teknis kegiatan. Dan Koperasi dan UKM, akan mengambil semua produk udangnya. “Jadi ini sinergi yang dari awal kita lakukan dan semakin ditekankan oleh Pak Presiden. Kami berharap ini tidak sekadar jargon, tapi ini adalah bukti,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menuturkan, tambak udang ini menjadi fokus dari Koperasi dan UKM untuk mengembangkan usaha dengan merekomendasikan pembiayaan yang ada di pemerintah maupun di badan pelayanan umum keseimbangan dan koperasi.

“Ini menjadi fokus kami mengembangkan usahanya. Saya kira ini bagian dari upaya mendorong penguatan ekonomi rakyat di sektor perikanan. Masa depan industri perikanan kita ada di budidaya. Saya kira ini satu langkah yang tepat,” ungkapnya.

Salah seorang petani tambak, Alie Fauzi mengaku bersyukur dengan kunjungan kedua menteri tersebut. Keinginannya untuk disediakan alat berat bagi petani pun dikabulkan. ”Saya juga berterimakasih dengan adanya rencana pemerintah yang akan meningkatkan koperasi di sini,” tandasnya. (pra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty − 16 =

Back to top button