Rapid Test Massal Pengunjung Alun-Alun, Tiga Warga Reaktif

Tenaga kesehatan berpakaian hazmat melakukan rapid test terhadap pengunjung Alun-Alun, Sabtu (12/12/2020) malam. Foto Fauzan/Radar Bekasi.
Tenaga kesehatan berpakaian hazmat melakukan rapid test terhadap pengunjung Alun-Alun, Sabtu (12/12/2020) malam. Foto Fauzan/Radar Bekasi.

RADARBEKASI.ID, BEKASI-Operasi kepatuhan menerapkan protokol kesehatan terus digelar aparat Kota Bekasi. Sejumlah warga yang kedapatan tengah kongkow-kongkow di seputar Alun-Alun depan RSUD Kota Bekasi, langsung diminta menjalani rapid test dan dilanjut swab test bagi yang dinyatakan reaktif, Sabtu (12/12/2020) malam.

Dalam agenda operasi bersama tenaga kesehatan (nakes) dari UPTD Puskesmas Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, ini ditemukan tiga orang dinyatakan reaktif dari hasil rapid test.


Sekretaris Kelurahan (Sekkel) Margajaya, Ronald Victor Apituley mengungkapkan, peserta yang mengikuti rapid test di Alun-Alun sebanyak 43 orang. Dari hasil tes itu ditemukan tiga orang reaktif dan ditindaklanjuti swab test.

“Sebanyak 39 non reaktif dan 3 reaktif. Untuk tiga orang yang reaktif itu, antara lain satu warga Kabupaten Bekasi dan dua warga Kota Bekasi. Yang reaktif langsung dilakukan swab test, dan hasilnya baru akan keluar Senin,” jelasnya melalui pesan tertulis.


Salsa (19) salah satu dari pengunjung yang mengikuti rapid test di lokasi mengakui, kegiatan yang digelar petugas ini bermanfaat dan berguna bagi warga masyarakat, sehingga tak perlu harus ke rumah sakit dan mengeluarkan biaya rapid test.

“Karena daripada kita harus ke rumah sakit resiko tertular virus tinggi, ditambah kita harus ngeluarin biaya tentu kegiatan ini berguna sekali sih ya mas,” kata milenial asal Setu, Kabupaten Bekasi ini.

Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Imam Syafi’i mengatakan, patroli rutin penegakan protocol kesehatan di wilayahnya diikuti kegiatan rapid test dan swab test ini, merupakan rangkaian kedua di wilayahnya, setelah sebelumnya dilakukan di Kelurahan Jakasetia dengan sasaran tempat hiburan malam (THM).

“Tujuan kegiatan patroli ini bentuk upaya kami melakukan penegakan prokes, dan termasuk tes massal di tempat juga kita gelar bersama, dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 yang masih cukup mengkhawatirkan di Kota Bekasi ini,” kata Imam di Alun-Alun, Sabtu (12/12/2020) malam.

Imam menyebut, terkait jumlah alat tes massal yang disiapkan sebanyak 50 pcs rapid test dan 20 swab test. Dari total alat tes ini, diakuinya, disiapkan bagi seluruh warga masyarakat yang ada di lokasi. (mhf)