Bekasi

Warga Muara Mati Butuh Layanan Kesehatan

Warga Muara Mati Butuh Layanan Kesehatan

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sebanyak 300 Warga Kampung Muara Mati, RW 05 Desa Pantai Bahagia, Kecamatan muara gembong, Kabupaten Bekasi mendapatkan pengobatan gratis dari PT. Sejahtera Bintang Bersinar (SBB). Selain mendapat layanan kesehatan, warga juga mendapat paket sembako.

“Kita merasa terpanggil dan harus hadir di lingkungan ini. “Apalagi daerah ini terbilang yang terisolir, menurut keterangan pak Lurah setempat. Bahwa kali ini kegiatan sosial yang memberikan pelayanan kesehatan gratis dan memberikan sembako kepada masyarakatnya,” ujar General Manager PT. Sejahtera Bintang Bersinar (SBB), Junet Suryo Suparno.

Di amenyadari, bantuan yang diberikan tidak bisa memenuhi seluruh kebutuhan warga. Namun, minimal bisa meringankan beban mereka setelah terdampak banjir kemarin,”Kita harap bencana ini jangan terjadi lagi. Kita juga berterimakasih kepada para dokter yang telah berkenan dan mau membantu kegiatan sosial di masyarakat pesisir, yakti Masyarakat kampung Muara Mati,” ucapnya.

Warga pun terlihat antusias mengikuti bakti sosial tersebut. Satu persatu warga memeriksa kesehatannya, mulai dari batuk, pilek dan penyakit kulit. Sebagian dari warga pun ada yang konsultasi terkait penyakit yang dideritanya.

Salah seorang petugas kesehatan Dr. Zoel Hendriks mengaku memberikan pelayanan kesehatan umum untuk seluruh warga,” Paska banjir dan bencana alam, biasanya paling dominan Diare dan penyakit kulit. Selain itu anak kecil juga batuk pilek. Kita harap dimasa Pandemic Covid-19 ini harus tetap jaga protokol kesehatan, usahakan juga tetap jaga kesehatan setiap hari,” tukas Dr. Zoel sapaan akrabnya yang tinggal di Kota Bekasi.

Lurah Desa Pantai Bahagia Kecamatan Muara Gembong, Maman Suryaman mengaku bahagia karena baru pertama kali bantuan mencapai wilayahnya di datangi.”Ya memang kegiatan pengobatan ini baru kali ini Yang ad di wilayah saya. Itu yang saya tau seumur hidup saya,” katanya.

Dengan adanya kegiatan ini, pemerintah Kabupaten Bekasi peduli dengan kebutuhan warga khususnya pelayanan kesehatan. Pasalnya wilayah tersebut jauh dari jangkauan pelayanan kesehatan seperti Puskesmas atau Rumah Sakit.

“Mengingat, di kampung muara mati ini tidak bisa di dilalui dengan mobil. Jangan sampai adalagi kejadian terdahulu mati saat ingin berobat di perahu. Melahirkan di perahu. Karena memang aksesnya jauh,” ujarnya.

Kedepannya ia berharap Pemkab Bekasi dapat membangun sarana kesehatan di Kampung Muara Mati. “Saya harap sarana kesehatan hadir di tengah masyarak saya agar mereka mudah mengecek kesehatan dan berobat,” tukasnya. (Pay)

Related Articles

Back to top button