RADARBEKASI.ID, BEKASI – Masyarakat dan para kepala desa diajak membangun ekosistem rantai pasok bahan baku untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kami mengajak masyarakat dan para kepala desa untuk bersama-sama membangun ekosistem rantai pasok bahan baku yang dapat disalurkan ke SPPG di Kabupaten Bekasi, sehingga manfaat program makan bergizi gratis dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan mampu meningkatkan perekonomian warga,” ujar Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, dalam keterangannya.
Seperti di Kampung Bagedor, Desa Pantai Harapanjaya, Muaragembong. Kawasan ketahanan pangan terpadu itu menyediakan komoditas seperti ikan bandeng, mujair, nila, hingga telur ayam.
Di lahan seluas lebih dari 20 ribu meter persegi tersebut, dibudidayakan 15 ribu ekor ikan bandeng serta 21 ribu ikan mujair dan nila untuk mendukung kebutuhan protein hewani program MBG.
Selain sektor perikanan, terdapat dua kandang ayam petelur berkapasitas 2 ribu ekor yang memasok sekitar 800 butir telur setiap dua hari sekali ke SPPG Polres Metro Bekasi. Ada juga tambak udang dan peternakan kambing.
“SPPG Polres Metro Bekasi di Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat menyerap hasil ekosistem rantai pasok bahan baku SPPG Polda Metro Jaya berupa telur ayam dan ikan,” ucap Sumarni.
Ia menambahkan, pola rantai pasok lokal dibangun untuk menjaga ketersediaan bahan pangan segar dan berkualitas tanpa bergantung pada pasokan dari luar daerah. (ris)











