BEKACITIZEN

Presiden PKS Menjawab Surat Terbuka

Ahmad Syaikhu, Presiden PKS

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Bang Yusuf, Alhamdulillah kabar saya sangat baik. Begitu juga dengan keluarga. Saya berharap, kondisi Abang dan keluarga juga baik dan sehat. Aamiin.

Surat Terbuka yang Abang kirim sudah saya baca. Saya bersyukur sekali ada sosok seperti Abang yang sangat perhatian kepada saya, PKS dan Kota Bekasi. Karena itu, saya mengucapkan terimakasih tak terhingga atas surat terbuka tersebut.

Setelah membaca dan mencermati surat terbuka dimaksud, ijinkan saya memberikan respon sebagai berikut.

Pertama, tentang harapan masyarakat di “grass root” Kota Bekasi, mulai dari Pengurus RT/RW, PSM, Ibu-Ibu PKK, Posyandu dan lainnya. Mereka berharap saya maju dalam Pilwalkot Bekasi mendatang.

Dengan segala kerendahan hati, saya menyampaikan terimakasih atas dukungan dan harapan tersebut. Ini bentuk kepedulian elemen masyarakat Kota Bekasi terhadap daerahnya. Tentu saja, ini sebuah modal dasar yang sangat penting bagi sebuah kota untuk berkembang semakin baik. Sulit membayangkan ketika masyarakat sudah tak lagi peduli dengan kondisi kotanya. Tak peduli dengan segala persoalan yang ada. Bisa dipastikan, kota tersebut akan tertinggal dari daerah lainnya.

Modal dasar ini harus ditangkap dan dikelola dengan baik oleh pemimpin Kota Bekasi. Dengarkan aspirasi masyarakat, rangkul dan ajak bersinergi untuk membangun Kota Bekasi yang lebih baik.

Secara pribadi, tentu saja saya merasa bersyukur ketika banyak elemen masyarakat Kota Bekasi yang memberikan ekspektasi kepada saya. Tapi saya tetap manusia biasa yang juga punya banyak kelemahan. Segala sesuatunya sudah tercatat di Lauhul Mahfuz. Jika Allah SWT berkehendak, apapun bisa terjadi. Tugas kita sebagai manusia adalah menjalankan amanah yang kita emban saat ini. Berikan yang terbaik dimanapun kita berada.

Kedua, tentang sosok Pak Choiruman Juwono Putra atau Bang Choi dan Pak Heri Koswara yang disebut layak jadi Cawalkot. Perlu saya sampaikan, bahwa PKS adalah partai kader. Kami membangun sistem kaderisasi agar para kader PKS siap menjadi pemimpin di level manapun. Dari tingkat RT, RW, Bupati, Walikota, hingga Presiden. Jadi insya Allah, PKS tidak kekurangan sosok yang layak jadi pemimpin.

Di Kota Bekasi, stok calon pemimpin dari PKS cukup banyak. Ada Bang Choi, ada Bang Heri Koswara dan ada juga sosok lainnya. Siapakah di antara mereka yang akan maju dalam Pilwalkot? Insya Allah pada saat yang tepat nanti, semua pertanyaan itu terjawab.

Saat ini, teman-teman di PKS Kota Bekasi tetap fokus menjalankan
amanah hasil Pileg 2019 silam. PKS menang karena dapat kepercayaan dari masyarakat. Untuk itu, kami harus memastikan kepercayaan tersebut bisa tetap dijaga agar tidak mengecewakan. Dan caranya adalah untuk tetap fokus pada kerja-kerja legislatif dan struktur. Sehingga khidmat kami kepada masyarakat tak pernah luntur.

Ketiga, tentang harapan Kota Bekasi jadi lebih baik dan hadirnya pemimpin yang nasionalis religius. Tentu saja, ini jadi harapan kita bersama. Saya yakin, semua elemen masyarakat Kota Bekasi juga menghendaki hal ini. Kami di PKS terus berusaha untuk memantaskan diri agar sesuai dengan harapan tersebut.

PKS adalah Partai Islam Rahmatan Lil’alamiin. Sebuah partai Islam yang berkhidmat untuk seluruh masyarakat, tanpa memandang Suku, Ras, Golongan dan Agama. Rekan-rekan saya di Kota Bekasi sudah sangat paham dengan filosofi ini. Insya Allah, mimpi hadirnya Kota Bekasi yang nasionalis religius dan tidak terjebak pada pragmatisme sempit, mudah-mudahan dapat diwujudkan.

Sebagai Presiden PKS, tentu saja saya tak akan pernah berlepas tangan dengan Kota Bekasi. Kota Bekasi sudah seperti tanah kelahiran saya. Dengan segala keterbatasan yang ada, insya Allah saya akan terus berkontribusi untuk Kota Bekasi.

Demikian jawaban saya atas surat terbuka Abang. PKS sangat butuh sosok seperti Abang. Silakan terus berikan saran dan kritikan. Selain itu, saya juga mengajak untuk terus bergandengan tangan dengan PKS agar Kota Bekasi yang dicita-citakan bisa terwujud.

Mohon maaf atas segala salah dan khilaf.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Ahmad Syaikhu

Related Articles

Back to top button