Politik

PKB Kabupaten Tancap Gas

PKB
TERIMA SK : Ketua DPC PKB Kabupaten Bekasi, Abdul Kholik saat menerima SK kepengurusan, kemarin.ISTIMEWA/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Usai menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan masa bakti 2021-2026, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bekasi langsung tancap gas mengadapi Pemilu 2024 mendatang.

Ketua DPC PKB Kabupaten Bekasi, Abdul Kholik mengatakan, penyerahan SK ini sebagai komitmen dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) partai, agar segera melakukan konsolidasi dan penyegaran struktural, menjalankan strategi-strategi partai menghadapi Pemilu 2024. Karena memang tahapannya harus segera dilaksanakan.

“Penyerahan SK kepengurusan untuk kota maupun kabupaten ini memang harus dilaksanakan segera, tidak boleh di tunda-tunda. Kebetulan semua persyaratan sudah masuk dan dilengkapi,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Minggu (2/5).

Menurut pria yang akrab disapa Gus Iik ini, dalam penyerahan SK kepengurusan ada kontrak kerja yang harus dipahami dan disepakati oleh para pengurus kota maupun kabupaten. Diantaranya, harus komitmen pada kemenangan pemilu, mengurai strategi-strategi dan langkah-langkah yang memang sudah disusun oleh DPP dan DPW.

Untuk sekarang bedanya, pengurus kabupaten tidak menyusun rencana strategis. Akan tetapi menjalankan atau menyusun rencana kerja untuk melaksanakan rencana strategis yang sudah disusun. Oleh karena itu, kata iik, kuncinya ialah partai yang dipimpinnya ini harus sudah menyusun dan menata management yang benar-benar profesional.

Dirinya menyampaikan, dari semua struktur, pertama kali itu menyusun job description dari setiap personil di kepengurusan. Sehingga, masing-masing pengurus dapat mengetahui job description apa. Seperti, tugas dan capainnya itu apa. Alhasil, kerjanya tidak tertumpu kepada ketua. Karena yang diterapkan sistem kerja team work.

Komposisi kepengurusan PKB Kabupaten Bekasi, pada posisi Mustasyar ada sembilan. Lalu, ketua dan wakil ketua syuroh ada 16. Kemudian, sekretatis dan wakil sekretatis syuroh ada 16. Selanjutnya, di jajaran ketua dan wakil ketua eksekutif ada 27. Sekretaris dan wakil sekretaris eksekutif ada 27. Dan Bendahara dan wakil bendahara ada 27. “Ini semua akan kita bikin job description, masing-masing bidang punya tugas tugas dan capaian masing-masing. Kunci penguatannya disitu,” tuturnya. (pra)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button