Berita Bekasi Nomor Satu

Mengamuk, Pria Asal Subang Ditangkap

DUDUK DI KURSI: Seorang pria paruh baya, yang mengaku sebagai “Raja Sunda Asia”, diikat dan duduk di kursi, karena sempat mengamuk. IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Seorang pria paruh baya, mengaku sebagai “Raja Sunda Asia”. Pria yang diketahui dari Subang ini, tiba-tiba datang dan mengamuk serta berteriak sambil menantang semua orang yang ada di dekatnya. Kejadian ini berlangsung di Jalan Raya Rengas Bandung, Desa Tanjungbaru, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Selasa (6/7).

Atas kejadian tersebut, beberapa motor yang berada di bengkel las, dirusak menggunakan linggis oleh pria berkepala botak itu. Alhasil, pihak kepolisian yang datang ke lokasi, langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Dari keterangan pria tersebut mengaku, dirinya ini berasal dari kerajaaan Sunda, yang direkayasa penyakit sama orang Cina, sehingga dia tidak kuat di kampung halaman-nya, dan memutuskan pergi.

“Saya ini dari kerajaan Sunda. Saya ini orang yang direkayasa penyakit sama orang Cina,” ujarnya saat dimintai keterangan di Polsek Cikarang Timur, Selasa (6/7).

Sementara itu, menurut keterangan pemilik bengkel las, Ending (45), pria tersebut datang sejak Selasa dini hari ke bengkelnya sambil membawa sebuah linggis, kemudian melakukan perusakan.

Akibat kejadian itu, Ending mengaku mengalami kerugian akibat pengrusakan yang dilakukan pelaku. “Itu dari Subuh dia datang ke bengkel bawa linggis, dan pecahin kaca jendela, terus motor ada dua digebuk sampai rusak, di dalam kamar juga TV dirusak,” tuturnya.

Kemudian lanjut Ending, pria tersebut mengamuk dan berteriak-teriak sambil memaki orang yang ditemuinya, dan mengaku dirinya seorang raja dari kerajaan Sunda.

“Dia mengaku dari kerajaan Sunda,” ucapnya.

Sedangkan anggota Reskrim Polsek Cikarang Timur, Bripka Anggi Bernido megungakui, pihaknya mendapat laporan tersebut dari warga yang berada di lokasi kejadian. Dari laporan itu, pihaknya langsung datang ke lokasi untuk melakukan penangkapan. Saat diamankan, pelaku diketahui membawa sebuah linggis dan arit di tangan-nya.

“Benar, pria itu sudah kami amankan, karena warga merasa takut, dan mengganggu ketertiban masyrakat (Kamtibmas). Untuk lebih lanjutnya, akan kami lakukan pemeriksaan kejiwan,” terang Anggi. (pra).