Politik

HUT ke-55, KAHMI Bekasi Vaksinasi Massal Warga Bekasi 

VAKSINASI MASSAL : Sejumlah warga saat antri untuk mendapatkan suntik vaksinasi Covid-19 di Ballroom Global Persada Mandiri (GPM) School, kemarin. HARY FAUZAN/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI -Sebanyak 1.000 warga di Kecamatan Bekasi Timur yang terdiri dari kalangan masyarakat umum dan pelajar, antusias mengikuti kegiatan vaksinasi massal yang diselenggarakan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Bekasi dan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi, di Ballroom Global Persada Mandiri (GPM) School, Jalan Mekarsari, Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Sabtu (18/9).

Koordinator Presidium Majelis Daerah (MD KAHMI) Bekasi Budiman, mengungkapkan egiatan vaksinasi tersebut sebagai salah satu upaya membantu mempercepat herd immunity di Kota Bekasi.

Target kita seribu peserta untuk masyarakat umum. Tapi ini fleksibel, karena melihat dari antusias masyarakat yang datang insyaallah target itu tercapai sesuai vaksin yang sudah disiapkan untuk dosis I dan II dengan jenis vaksin Astrazeneca dan Pfizer. Selain itu, kita juga kolaborasi dengan KPAID yang memiliki target peserta usia 12-17 atau anak sekolah,” kata Koordinator Presidium MD KAHMI Bekasi, Budiman.

Dia menjeaskan, kegiatan ini merupakan kolaborasi antara KAHMI Bekasi, Dinas Kesehatan Kota Bekasi, KPAID Kota Bekasi dan GPM School. “KAHMI mengejar masyarakat umum, sementara KPAD menyasar pelajar. Kita bergerak bersama,” sambungnya.

Budiman menmbahkan, vaksinasi masal ini perdana diadakan KAHMI sebagai pengganti pelaksanaan Milad ke-55 yang tak bisa digelar di tengah situasi pandemi Covid-19.

Insya Allah, ke depan Kahmi akan tetap ikut aktif berpartisipasi dan berkolaborasi dalam kegiatan semacam ini dengan siapapun, dan semoga sesuai target pemerintah untuk bisa mencapai herd immunity di Kota Bekasi pun bisa segera tercapai, serta mudah-mudahan Pandemi Covid-19 segera berakhir,” tutupnya.

Ketua KPAD Kota Bekasi, Aris Setiawan mengatakan, vaksinasi massal ini menindaklanjuti pembelajaran tatap muka (PTM) yang sudah kembali dibuka di Kota Bekasi. Namun jumlah pencapaian vaksinasi untuk anak usia pelajar masih di bawah 70 persen.

“Jadi, hasil evaluasi kami dari pelaksanaan PTM yang telah berjalan KPAID memberikan rekomendasi kepada pemerintah agar dapat mengejar target vaksinasi kepada anak-anak sekolah, termasuk keluarganya. Hal ini untuk mengantisipasi atau mencegah penyebaran virus atau klaster baru dalam kegiatan PTM, karena ditemukan masih banyak siswa yang sepulang sekolah itu tidak langsung pulang ke rumah tapi keluyuran kemana-mana,” kata Aris.

Menurutnya, pencapaian vaksinasi bagi anak usia sekolah ini sangat penting dikebut untuk melindungi anak-anak dari penyebaran kasus Covid-19 di saat kegiatan PTM di sekolahnya, termasuk juga orang-orang di sekitarnya baik keluarga dan lingkungannya.

Kami berharap dan mengimbau, kepada orangtua yang memiliki anak usia sekolah itu dan belum divaksin untuk melakukan vaksin demi kesehatan kita bersama, dan mencapai herd immunity komunal di Kota Bekasi, serta antisipasi terjadinya klaster baru saat PTM di sekolah,” pungkasnya. (zar/mhf)

Related Articles

Back to top button